Contact Whatsapp085210254902

Peran Tax Ratio dalam Kinerja Perpajakan Indonesia dan Dampaknya terhadap Perekonomian

Ditulis oleh Administrator pada Kamis, 07 Maret 2024 | Dilihat 802kali
Peran Tax Ratio dalam Kinerja Perpajakan Indonesia dan Dampaknya terhadap Perekonomian

Tax ratio, yang didefinisikan sebagai perbandingan antara penerimaan pajak dan Produk Domestik Bruto (PDB) dalam satu periode, merupakan indikator penting untuk mengukur kinerja perpajakan suatu negara. Tax ratio dapat dihitung dalam dua model, yaitu dalam arti luas yang mencakup penerimaan pajak dari berbagai sumber, termasuk Sumber Daya Alam (SDA) dan Mineral serta Batubara (Minerba), serta dalam arti sempit yang hanya mengukur penerimaan pajak dari pusat dan bea cukai. Di Indonesia, tax ratio pada tahun 2023 mencapai 10,21% terhadap PDB, menurun dari tahun sebelumnya sebesar 10,39%. Meskipun demikian, capaian tertinggi selama periode tersebut adalah pada tahun 2022, yaitu 10,39%. Adapun dampak dari tax ratio yang rendah dapat memperlambat pembangunan dalam negeri, termasuk program-program publik di sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial karena keterbatasan sumber pendanaan.

Untuk konten edukasi perpajakan lainnya kalian bisa kunjungi link dibawah ini
https://youtube.com/@setianingrahayu2523?si=6zkwXhPGbEBC8tVU

Share this:

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer

Member Menu

Tentang Kami

Director of  Rahayu & Partner  (A brand of CV. Rahayu Damanik Consulting, Indonesia) Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Welcome to  Rahayu & Partner , the ... Lihat selengkapnya
  • Alamat Kami:
    Cibinong
  • 085210254902 (Telkomsel ) 087874236215 (XL)
  • konsultanpajakrahayu1@gmail.com
Developed by Naevaweb.com