Contact Whatsapp085210254902

Karakteristik Entitas Nirlaba dan PSAK 45

Ditulis oleh Administrator pada Senin, 19 Agustus 2019 | Dilihat 1888kali

                                       Agenda                     

                 

1.Karekteristik  Entitas  Nirlaba

                   

                                                              

                                       

                                              

2.PSAK 45

                                                                     

                               

                                                                                                                                                                                       1                                           

               

                                  Akuntabilitas dan Tranparansi – Public Sector

 . Stakeholder dan masyarakat memerlukan informasi mengenai suatu entitas/organisasi public

  Untuk mengetahui bagaimana pengelola melaksanakan tugasnya menuju tujuan organisasi

  Dan bagaimana sumber daya dikelola.

.Organisasi sector public memiliki tujuan berbeda di bandingkan dengan organisasi privat

Sehingga diperlukan informasi yang berbeda.

 .Untuk menyusun informasi apa yang disampaikan perlu adanya standar sehingga terjadi

Kontrak kesepakatan anatara penyusun,pemakai,pemeriksa dalam menyusun dan memahami

Informasi tersebut.

. Tujuan dari organisasi sector public, besarnya akuntabilitas,ukuran,sumber daya yang dikelola

Akan banyak mempengaruhi informasi apa yang disajikan dan standar apa yang akan

Digunakan untuk menyusun informasi tersebut.

                                                    ENTITAS SEKTOR PUBLIK

.Entitas sector public dapat dikategorikan menjadi dua:

-pemerintahan

-Non pemerintahan-organisasi nirlaba

.Organisasi nirlaba berupa organisasi kemasyarakatan,yayasan atau organisasi

Non pemerintah lainnya termasuk organisasi internasional

.Keunikan dari entitas sector public terletak pada tujuan dan kepemilikan.

.Untuk aktivitas organisasinya,mungkin ada beberapa yang sama antara organisasi

Public dan privat misalnya sekolah,rumah sakit.

.IPSAS=Internasional public sector accounting standard merupakan standar

Internasional yang mengatur standar akuntansi untuk sektpr public termasuk

Pemerintahan.

                                                  Karekteristik Nirlaba

Tujuan entitas nirlaba-bukan laba pencapaian program

Karakteritistik unik

-Pengguna LK entitas

-Tidak ada kepilikan,kontribusi

Prioritas tujuan pelaporan keuangan (akuntabilitas vs.decision usefulness)

                                                             Entitas Nirlaba

Entitas nirlaba merupakan entitas yang tidak berorientasi pada laba namun tetap memiliki kewajiban untuk mempertaggung jawabkan pemanfaatan sumber daya yang dikelolanya kepada penyandang dana dan society. Salah satu media pertanggung jawabannya adalah laporan keuangan.

Standar

Acuan

Entitas

Nirlaba

PSAK 45

Pelaporan

Keuangan

Entitas

Nirlaba

     

SAK ETAP

SAK UMUM

Standar

untuk entitas

komersial

                                                                                                                                                                 3

                                                  Standar Akuntansi  Nirlaba

Organisasi

   Nirlaba

Sering diidentikkan dengan organisasi pemerintah atau

Organisasi sector public.

Contoh =Rumah sakit & Universitas

Di Indonesia,standar akuntansinya mengacu pada

PSAK 45 +SAK ETAP atau PSAK 45+PSAK

IPSAS

Relatif sedikit

diterapkan untuk organisasi nirlaba

Banyak diadopsi dalam PSAP

                                                                                                                                                                     

Praktik Akuntabilitas Organisasi Nirlaba di Indonesia

Entitas

Nirlaba

Swasta

. BLU-PP menyatakan SAK yang berlaku umum dalam praktik (PMK)

Menggunakan SAK dan SAP pertanggung jawaban anggaran

.OJK-Khusus

.BPJS-SAK-Umum Khusus

.LPS-Khusus

.BPIH & Parpol – tidak menyebutkan standar mana yang digunakan namun harus menusun laporan keuangan.

                                    

                                Penerapan Standar Akuntansi  Nirlaba

   Standar nirlaba memiliki pelaporan yang berbeda

     Pendekatan yang berbeda untuk standar akuntansi nirlaba

   Standar Khusus

(Untuk transaksi tertentu)

Pedoman

akunatnsi

Standar stand-alone untuk organisasi tertentu

Tidak memerlukan standar khusus untuk pelaporan yang berbeda

       

Standar khusus/pedoman Akuntansi

.Penyajian laporan kuangan

.kontribusi

.pelaporan dimodifikasi tidak sama persis

.Tidak seragam antara satu entitas dengan entitas lain.

                                                                                                                                                                                                            5

                                  Standar  Akuntansi  Nirlaba PSAK 45

Hanya mengatur

Jenis-jenis laporan

Keuangan dan ilustrasi

Masing-masing laporan

Dikembangkan

Dengan

Mengadoposi pada

SFAS 117

                                                                  PSAK

                                                              45

Contoh penerapannya adalah pada akuntansi Rumah sakit & Universitas yang berbentuk BLU

Dapat diterapkan pada unit organisasi pemerintah jika regulasi membolehkan

                                              

PSAK 45 Organisasi Nir laba

.Mengatur pelaporan organisasi nir laba

.Pengaturan untuk pengakuan,penyajian dan pengungkapan mengikuti standar yang lain

.Internasional→IPSAS/Internasional public sector Accounting Standars.

.TUJUAN:

-Untuk mengatur pelaporan keuangan entitas nirlaba

-Lporan keuangan entitas nirlaba dapat lebih mudah dipahami,memliki relavansi,dan memiliki

daya banding yang tinggi.

                                                   Nir Laba-PSAK 45

. Perbedaan→Cara organisasi memperoleh sumber daya

. Organisasi nirlaba→Memperoleh sumber daya dari sumbangan anggota dan penuymbang yang

Tidak mengharapkan imbalan.

. Ada Organisasi yang mendanai kebutuhan modalnya dari utang dan kebutuhan operasinya dari

Pendapatan atas jasa

. Laporan Keuangan memberikan gambara mengenai kinerja keuangan→Menyajikan terpisah

Aktiva terikat dan tidak terikan.

. Pertanggung jawaban manajer mengenai kemampuannya mengelola sumber daya organisasi

Yang di terima dari para penyumbang di sajikan melalui laporan aktivitas dan laporan arus kas.

                                                    Lingkup PSAK 45

.Laporan kuangan yang disajikan  oleh organisasi nirlaba yang memenuhi karakteristik;

-Sumber daya entitas nirlaba berasal dari para penyumbang yang tidak mengharapkan

Pembayaran kembali atau manfaat ekonomi yang sebanding dengan jumlah sumber daya yang

  di berikan.

 

-Menghasilkan barang dan/atau jasa tanpa bertujuan menumpuk laba,dan jika entitas nirlaba

 menghasilkan laba tidak dibagikan kepada para pendiri atau pemilik entitas nirlaba.

-Tidak ada kepemilikan seperti lazimnya pada entitas bisni,kepemilikan dalam entitas nirlaba tidak

Dijual atau mencerminkas proposisi pembagian sumber daya saat likuidasi atau pembubaran

Entitas nirlaba.

. Dapat diterapkan oleh lembaga pemerintah,dan unit sejenis lainnya sepanjang tidak

Bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

                                                                                                                                                                      7

PENERAPAN PSAK 45

  .Pernyataan ini menetapkan informasi dasar tertentu yang disajikan dalam laporan keuangan

Entitas nirlaba

.Pengaturan yang tidak diatur dalam pernyataan ini mengacu pada SAK atau SAK ETAP untuk 

entitas yang tidak memiliki akuntabilitas public signifikan.                     

                                                    

                                                                          DEFINISI

.pembatasan permanen adalah pembatasan penggunaan sumber daya yang ditetapkan oleh

Penyumbang agar sumber daya tersebut dipertahankan secara permanen,tetapi organisasi

Diizinkan untuk menggunakan sebagian atau semua penghasilan atau manfaat ekonomi lainnya

Yang berasal dari sumber daya tersebut.

.Pembatasan temporer adalah pembatasan penggunaan sumber daya oleh penyumbang yang

Menetapkan agar sumber daya tersebut dipertahankan sampai dengan periode tertentu atau

Sampai dengan terpenuhinya keadaan tertentu

.Sumbang terikat adalah sumber daya yang penggunaannya dibatasi untuk tujuan tertentu oleh

Penyumbang.pembatasan tersebut dapat bersifat permanen atau temporer.

.Sumbangan tidak terikat adalah sumber daya yang penggunaannya tidak dibatasi untuk tujuan

Tertentu oleh penyumbang.                      

                                Dana atau Aset Bersih Entitas Nirlaba

.Tidak terikat

Dana dapat digunakan untuk keperluan entitas nirlaba tanpa dibatasi oleh peraturan yang

Mengikat.Entitas lebih leluasa untuk melakukan pengeluaran bagi jenis kontribusi ini.

.Terikat sementara

Kontribusi yang masuk dalam terikat sementara disebabkan oleh tujuan yang terbatas untuk

Periode tertentu.Beberapa lembaga menggunakan batasan waktu hingga 5 tahun sebelum ditarik

Atau dialihkan ke jenis tidak terikat(Ruppel,2007)

.Terikat permanen

Karakteristik jenis ini mengharuskan entitas nirlaba untuk menglokasikan ke jenis aset tertentu

Menjaga secara permanen dan membolehkan mengambil manfaat darinya, contohnya adalah wakaf. Hasil dari investasinya dapat diklasifikasikan sebagai tidak terikat atau terikat sementara

  

                                                   Tujuan Laporan Keuangan

.Tujuan laporan→menyediakan informasi yang relavan untuk memenuhi kepentingan para penyumbang,anggota entitas nirlaba,kreditor dan pihak lain yang menyediakan sumber daya bagi entitas nirlaba

.Untuk menyajikan informasi mengenai:

  • Jumlah dan sifat aktiva,kewajiban,aktiva bersih suatu organisasi
  • Pengaruh transaksi,peristiwa dan situasi lainnya yang mengubah nilai dan sifat aktiva bersih
  • Jenis dan jumlah arus masuk dan arus keluar sumber daya dalam satu periode dan hubungan antara keduanya
  • Cara suatu organisasi mendapatkan dan membelanjakan kas,memperoleh pinjaman dan melunasi pinjaman,dan factor lainnya yang berpengaruh pada likuidtasnya
  • Usaha jasa suatu organisasi.

                                                                                                                                                                                  9

                             Laporan Keuangan Entitas Nirlaba

.Laporan posis keuangan (Neraca) pada akhir periode laporan

.Laporan aktivitas untuk suatu periode pelaporan

.laporan arus kas untuk suatu periode pelaporan

.Catatan atas laporan keuangan

                                                          Laporan  Posisi  Keuangan

.Tujuan→ untuk menyediakan informasi mengenai aset,liabilitas,serta aset neto dan informasi mengenai hubungan di antara unsur-unsur tersebut pada waktu tertentu.

.Informasi dalam laporan posisi keuangan yang di gunakan bersama pengungkapan dan informasi     

dalam laporan keuangan lainnya,dapat membatu para penyumbang,anggota organisasi,kreditur

dan pihak-pihak lain untuk menilai:

  • Kemampuan organisasi untuk memberikan jasa secara berkelanjutan dan
  • Likuiditas,fleksibilitas keuangan,kemampuan untuk memenuhi kewajibannya,dan kebutuhan pendanaan eksternal

 

.Laporan posisis keuangan mencakup entitas nirlaba secara keseluruhan dan menjikan total aset,liabilitas,dan aset neto. 

                                                            Informasi likuiditas

.menyajikan aset berdasarkan urutan likuiditas ,dan liabilitas berdasarkan tanggal jatuh tempo;

.mengelompokan aset kedalam lancer dan tidak lancar,dan liabilitas ke dalam jangka pendek dan

Jangka panjang;

.mengungkapkan informasi mengenai likuditas aset atau saat jatuh temponya liabiliatas,termasuk

Pembatasan penggunaan aset,pada catatan atas laporan keuangan.

                                                      Klasifikasi Aset Neto

.Laporan posisi keuangan menyajikan jumlah masing-masing kelompok aset neto berdasarkan ada

Atau tidaknya pembatasan oleh penyumbang,yaitu:terikat secara permanen,terikat secacara

Temporer,dan tidak terikat

.Informasi mengenai sifat dan jumlah dari pembatasan permanen atau temporer diungkapkan

Dengan cara menyajikan jumlah tersebut dalam laporan keuangan atau dalam catatan atas laporan

Keuangan.

                                                                                                                                                                          11

                                                            Tujuan Laporan Aktivitas

. Tujuan utama laporan aktivitas adalah menyediakan informasi mengenai:

  • Pengaruh transaksi dan peristiwa lain yang mengubah jumlah dan sifat aktiva bersih,
  • Hubungan antar transaksi dan peristiwa lain,
  • Bagaimana penggunaan sumber daya dalam pelaksaan berbagai program atau jasa,

. Informasi dalam laporan aktivitas,yang digunakan bersama dengan pengungkapan informasi

dalam  laporan keungan lainnya,dapat membantu para penyumbang ,anggota organisasi,

kreditur dan pihak lainnya untuk:

  • Mengevaluasi kinerja dalam suatu periode
  • Menilai upaya,kemampuan,dan kesinambungan organisasi dan memberikan jasa,
  • Menilai pelaksanaan tanggung jawab dan kinerja manajer.

                                                            Laporan Aktivitas

.Laporan aktivitas mencakup organisasi secara keseluruhan dan menyajikan perubahan jumlah

Aktiva bersih selama suatu periode

.Perubahan aktiva bersih dalam laporan aktivitas tercemin pada aktiva bersih atau ekuitas dalam

Laporan posisi keuangan.

.Laporan aktivitas menyajikan jumlah perubahan aktiva bersih terikat permanen,terikat temporer,

Dan tidak terikat dalam suatu periode.

.Laporan aktivitas menyajikan jumlah pendapatan dan beban secara bruto,kecuali diatur berbeda

Oleh SAK lain atau SAK ETAP

                                                              Klasifikasikan

. Laporan aktivitas menyajikan:

  • Pendapatan sebagai penambah aset neto tidak terikat
  • Beban sebagai pengurangan asat neto tidak terikat

. Sumbangan disajikan sebagai penambah aset neto tidak terikat,terikat permanen,atau terikat

Temporer,bergantung pada ada tidaknya pembatasan.sumbangan terikat yang pembatasannya

Tidak berlaku lagi dalam periode yang sama,dapat disaajikan  sebagai sumbangan tidak terikat→

Disajikan secara konsisten dan diungkapkan sebagai kebijakan akuntansi.

.Laporan aktivitas menyajikan keuntungan dan kerugian yang diakui dari investasi dan aset lain

(atau liabilitas) sebagai penambah atau pengurang aset neto tidak terikat,kecuali jika

Penggunaannya dibatasi

           

                                                                 Informasi pemberian jasa

. Laporan aktivitas atau catatan atas laporan keuangan harus menyajikan informasi mengenai 

Beban menurut klasifikasi fungsional,seperti menurut kelompok program jasa utama dan aktivitas

pendukung.

. Dianjurkan untuk menyajikan informasi tambhan mengenai beban menurut sifatnya.

.Program pemberian jasa merupakan aktivitas untuk menyediakan barang dan jasa kepada para

Penerima manfaat,pelanggan,atau anggota dalam rangka mencapai tujuan atau misi entitas

Nirlaba

. Pemberian jasa tersebut merupakan tujuan dan hasil utama yang dilaksanakan melalui berbagai

Program utama.

                                                                                                                                                                           13

                                                                Laporan Arus Kas

. Tujuan utama laporan arus kas adalah menyajikan informasi mengenai penerimaan dan

Pengeluaran kas dalam suatu periode.

. Laporan arus kas disajikan sesuai PASAK 2 tentang laporan Arus Kas dengan tambahan berikut ini:

  • Aktivitas pendanaan
  • Penerimaan kas dari penyumbang yang penggunaannya dibatasi untuk jangka panjang.
  • penerimaan kas dari sumbangan dan penghasilan investasi yang penggunaannya dibatasi untuk pemerolehan,pembangunan dan pemeliharaan aktiva tetap,atau peningkatan dana abadi ( endowment)
  • Pengungkapan informasi mengenai aktivitas investasi dan pendanaan nonkas:sumbangan berupa bangunan atau aktiva investasi

 

 

Share this:

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer

Member Menu

Tentang Kami

Director of  Rahayu & Partner  (A brand of CV. Rahayu Damanik Consulting, Indonesia) Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Welcome to  Rahayu & Partner , the ... Lihat selengkapnya
  • Alamat Kami:
    Cibinong
  • 085210254902 (Telkomsel ) 087874236215 (XL)
  • konsultanpajakrahayu1@gmail.com
Developed by Naevaweb.com