|
Agenda
|
1
|
Akuntabilitas dan Tranparansi – Public Sector . Stakeholder dan masyarakat memerlukan informasi mengenai suatu entitas/organisasi public Untuk mengetahui bagaimana pengelola melaksanakan tugasnya menuju tujuan organisasi Dan bagaimana sumber daya dikelola. .Organisasi sector public memiliki tujuan berbeda di bandingkan dengan organisasi privat Sehingga diperlukan informasi yang berbeda. .Untuk menyusun informasi apa yang disampaikan perlu adanya standar sehingga terjadi Kontrak kesepakatan anatara penyusun,pemakai,pemeriksa dalam menyusun dan memahami Informasi tersebut. . Tujuan dari organisasi sector public, besarnya akuntabilitas,ukuran,sumber daya yang dikelola Akan banyak mempengaruhi informasi apa yang disajikan dan standar apa yang akan Digunakan untuk menyusun informasi tersebut. |
|
ENTITAS SEKTOR PUBLIK .Entitas sector public dapat dikategorikan menjadi dua: -pemerintahan -Non pemerintahan-organisasi nirlaba .Organisasi nirlaba berupa organisasi kemasyarakatan,yayasan atau organisasi Non pemerintah lainnya termasuk organisasi internasional .Keunikan dari entitas sector public terletak pada tujuan dan kepemilikan. .Untuk aktivitas organisasinya,mungkin ada beberapa yang sama antara organisasi Public dan privat misalnya sekolah,rumah sakit. .IPSAS=Internasional public sector accounting standard merupakan standar Internasional yang mengatur standar akuntansi untuk sektpr public termasuk Pemerintahan. |
|
Karekteristik Nirlaba Tujuan entitas nirlaba-bukan laba pencapaian program Karakteritistik unik -Pengguna LK entitas -Tidak ada kepilikan,kontribusi Prioritas tujuan pelaporan keuangan (akuntabilitas vs.decision usefulness) |
|
Entitas Nirlaba
3 |
||||||
|
Standar Akuntansi Nirlaba
|
|
Praktik Akuntabilitas Organisasi Nirlaba di Indonesia
|
|
Penerapan Standar Akuntansi Nirlaba Standar nirlaba memiliki pelaporan yang berbeda Pendekatan yang berbeda untuk standar akuntansi nirlaba
|
5
|
Standar Akuntansi Nirlaba PSAK 45
PSAK 45
|
|
PSAK 45 Organisasi Nir laba .Mengatur pelaporan organisasi nir laba .Pengaturan untuk pengakuan,penyajian dan pengungkapan mengikuti standar yang lain .Internasional→IPSAS/Internasional public sector Accounting Standars. .TUJUAN: -Untuk mengatur pelaporan keuangan entitas nirlaba -Lporan keuangan entitas nirlaba dapat lebih mudah dipahami,memliki relavansi,dan memiliki daya banding yang tinggi. |
|
Nir Laba-PSAK 45 . Perbedaan→Cara organisasi memperoleh sumber daya . Organisasi nirlaba→Memperoleh sumber daya dari sumbangan anggota dan penuymbang yang Tidak mengharapkan imbalan. . Ada Organisasi yang mendanai kebutuhan modalnya dari utang dan kebutuhan operasinya dari Pendapatan atas jasa . Laporan Keuangan memberikan gambara mengenai kinerja keuangan→Menyajikan terpisah Aktiva terikat dan tidak terikan. . Pertanggung jawaban manajer mengenai kemampuannya mengelola sumber daya organisasi Yang di terima dari para penyumbang di sajikan melalui laporan aktivitas dan laporan arus kas. |
|
Lingkup PSAK 45 .Laporan kuangan yang disajikan oleh organisasi nirlaba yang memenuhi karakteristik; -Sumber daya entitas nirlaba berasal dari para penyumbang yang tidak mengharapkan Pembayaran kembali atau manfaat ekonomi yang sebanding dengan jumlah sumber daya yang di berikan.
-Menghasilkan barang dan/atau jasa tanpa bertujuan menumpuk laba,dan jika entitas nirlaba menghasilkan laba tidak dibagikan kepada para pendiri atau pemilik entitas nirlaba. -Tidak ada kepemilikan seperti lazimnya pada entitas bisni,kepemilikan dalam entitas nirlaba tidak Dijual atau mencerminkas proposisi pembagian sumber daya saat likuidasi atau pembubaran Entitas nirlaba. . Dapat diterapkan oleh lembaga pemerintah,dan unit sejenis lainnya sepanjang tidak Bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 7 PENERAPAN PSAK 45 .Pernyataan ini menetapkan informasi dasar tertentu yang disajikan dalam laporan keuangan Entitas nirlaba .Pengaturan yang tidak diatur dalam pernyataan ini mengacu pada SAK atau SAK ETAP untuk entitas yang tidak memiliki akuntabilitas public signifikan. |
|
DEFINISI .pembatasan permanen adalah pembatasan penggunaan sumber daya yang ditetapkan oleh Penyumbang agar sumber daya tersebut dipertahankan secara permanen,tetapi organisasi Diizinkan untuk menggunakan sebagian atau semua penghasilan atau manfaat ekonomi lainnya Yang berasal dari sumber daya tersebut. .Pembatasan temporer adalah pembatasan penggunaan sumber daya oleh penyumbang yang Menetapkan agar sumber daya tersebut dipertahankan sampai dengan periode tertentu atau Sampai dengan terpenuhinya keadaan tertentu .Sumbang terikat adalah sumber daya yang penggunaannya dibatasi untuk tujuan tertentu oleh Penyumbang.pembatasan tersebut dapat bersifat permanen atau temporer. .Sumbangan tidak terikat adalah sumber daya yang penggunaannya tidak dibatasi untuk tujuan Tertentu oleh penyumbang. |
|
Dana atau Aset Bersih Entitas Nirlaba .Tidak terikat Dana dapat digunakan untuk keperluan entitas nirlaba tanpa dibatasi oleh peraturan yang Mengikat.Entitas lebih leluasa untuk melakukan pengeluaran bagi jenis kontribusi ini. .Terikat sementara Kontribusi yang masuk dalam terikat sementara disebabkan oleh tujuan yang terbatas untuk Periode tertentu.Beberapa lembaga menggunakan batasan waktu hingga 5 tahun sebelum ditarik Atau dialihkan ke jenis tidak terikat(Ruppel,2007) .Terikat permanen Karakteristik jenis ini mengharuskan entitas nirlaba untuk menglokasikan ke jenis aset tertentu Menjaga secara permanen dan membolehkan mengambil manfaat darinya, contohnya adalah wakaf. Hasil dari investasinya dapat diklasifikasikan sebagai tidak terikat atau terikat sementara |
|
Tujuan Laporan Keuangan .Tujuan laporan→menyediakan informasi yang relavan untuk memenuhi kepentingan para penyumbang,anggota entitas nirlaba,kreditor dan pihak lain yang menyediakan sumber daya bagi entitas nirlaba .Untuk menyajikan informasi mengenai:
9 |
|
Laporan Keuangan Entitas Nirlaba .Laporan posis keuangan (Neraca) pada akhir periode laporan .Laporan aktivitas untuk suatu periode pelaporan .laporan arus kas untuk suatu periode pelaporan .Catatan atas laporan keuangan |
|
Laporan Posisi Keuangan .Tujuan→ untuk menyediakan informasi mengenai aset,liabilitas,serta aset neto dan informasi mengenai hubungan di antara unsur-unsur tersebut pada waktu tertentu. .Informasi dalam laporan posisi keuangan yang di gunakan bersama pengungkapan dan informasi dalam laporan keuangan lainnya,dapat membatu para penyumbang,anggota organisasi,kreditur dan pihak-pihak lain untuk menilai:
.Laporan posisis keuangan mencakup entitas nirlaba secara keseluruhan dan menjikan total aset,liabilitas,dan aset neto. |
|
Informasi likuiditas .menyajikan aset berdasarkan urutan likuiditas ,dan liabilitas berdasarkan tanggal jatuh tempo; .mengelompokan aset kedalam lancer dan tidak lancar,dan liabilitas ke dalam jangka pendek dan Jangka panjang; .mengungkapkan informasi mengenai likuditas aset atau saat jatuh temponya liabiliatas,termasuk Pembatasan penggunaan aset,pada catatan atas laporan keuangan. |
|
Klasifikasi Aset Neto .Laporan posisi keuangan menyajikan jumlah masing-masing kelompok aset neto berdasarkan ada Atau tidaknya pembatasan oleh penyumbang,yaitu:terikat secara permanen,terikat secacara Temporer,dan tidak terikat .Informasi mengenai sifat dan jumlah dari pembatasan permanen atau temporer diungkapkan Dengan cara menyajikan jumlah tersebut dalam laporan keuangan atau dalam catatan atas laporan Keuangan. 11 |
|
Tujuan Laporan Aktivitas . Tujuan utama laporan aktivitas adalah menyediakan informasi mengenai:
. Informasi dalam laporan aktivitas,yang digunakan bersama dengan pengungkapan informasi dalam laporan keungan lainnya,dapat membantu para penyumbang ,anggota organisasi, kreditur dan pihak lainnya untuk:
|
|
Laporan Aktivitas .Laporan aktivitas mencakup organisasi secara keseluruhan dan menyajikan perubahan jumlah Aktiva bersih selama suatu periode .Perubahan aktiva bersih dalam laporan aktivitas tercemin pada aktiva bersih atau ekuitas dalam Laporan posisi keuangan. .Laporan aktivitas menyajikan jumlah perubahan aktiva bersih terikat permanen,terikat temporer, Dan tidak terikat dalam suatu periode. .Laporan aktivitas menyajikan jumlah pendapatan dan beban secara bruto,kecuali diatur berbeda Oleh SAK lain atau SAK ETAP |
|
Klasifikasikan . Laporan aktivitas menyajikan:
. Sumbangan disajikan sebagai penambah aset neto tidak terikat,terikat permanen,atau terikat Temporer,bergantung pada ada tidaknya pembatasan.sumbangan terikat yang pembatasannya Tidak berlaku lagi dalam periode yang sama,dapat disaajikan sebagai sumbangan tidak terikat→ Disajikan secara konsisten dan diungkapkan sebagai kebijakan akuntansi. .Laporan aktivitas menyajikan keuntungan dan kerugian yang diakui dari investasi dan aset lain (atau liabilitas) sebagai penambah atau pengurang aset neto tidak terikat,kecuali jika Penggunaannya dibatasi |
|
Informasi pemberian jasa . Laporan aktivitas atau catatan atas laporan keuangan harus menyajikan informasi mengenai Beban menurut klasifikasi fungsional,seperti menurut kelompok program jasa utama dan aktivitas pendukung. . Dianjurkan untuk menyajikan informasi tambhan mengenai beban menurut sifatnya. .Program pemberian jasa merupakan aktivitas untuk menyediakan barang dan jasa kepada para Penerima manfaat,pelanggan,atau anggota dalam rangka mencapai tujuan atau misi entitas Nirlaba . Pemberian jasa tersebut merupakan tujuan dan hasil utama yang dilaksanakan melalui berbagai Program utama. 13 |
|
Laporan Arus Kas . Tujuan utama laporan arus kas adalah menyajikan informasi mengenai penerimaan dan Pengeluaran kas dalam suatu periode. . Laporan arus kas disajikan sesuai PASAK 2 tentang laporan Arus Kas dengan tambahan berikut ini:
|
Komentar Anda