Pemerintah memberikan diskon penuh atas PPN untuk rumah mulai 1 September 2024. Fasilitas PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 100% ini berlaku hingga Desember 2024. Hal ini disampaikan oleh Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang menyebut bahwa kebijakan ini telah disetujui oleh Presiden Joko Widodo dalam rapat beberapa hari yang lalu. Berikut adalah beberapa poin penting mengenai kebijakan diskon PPN rumah 100% yang dirangkum oleh Okezone pada Senin (2/9/2024):
1. Aturan sedang dipersiapkan oleh Sri Mulyani
Menko Airlangga menyebut bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani sedang mempersiapkan aturan terkait diskon PPN ini. "Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan PPN ditanggung pemerintah (PPNDTP) sebesar 100% untuk sektor perumahan hingga Desember 2024," jelas Airlangga.
2. Penambahan kuota FLPP
Airlangga menambahkan bahwa pemerintah juga meningkatkan kuota pembiayaan rumah bersubsidi atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari 166 ribu unit menjadi 200 ribu unit. "Kedua kebijakan ini akan berlaku mulai 1 September," ungkapnya.
3. Meningkatkan daya beli kelas menengah
Airlangga berharap kebijakan ini dapat meningkatkan kemampuan kelas menengah untuk mendukung sektor konstruksi. Sebab, sektor konstruksi dan perumahan memiliki efek pengganda yang signifikan.
4. Mendorong pertumbuhan ekonomi
Selain itu, kelas menengah memegang peran strategis dalam mendukung perekonomian. Untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pemerintah merasa perlu mendorong kelas menengah. Airlangga juga menjelaskan bahwa pemerintah telah meluncurkan berbagai program untuk mendukung kelas menengah, seperti program perlindungan sosial, insentif pajak, kartu prakerja, jaminan kehilangan pekerjaan, pembayaran iuran kesehatan yang ditanggung pemerintah, kredit usaha rakyat, dan berbagai program lainnya yang bertujuan untuk menjaga stabilitas kelas menengah.
Komentar Anda