
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi upaya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk/BRI dalam mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM), khususnya melalui pengelolaan agen BRILink yang mencapai sekitar 740 ribu dengan transaksi tahunan mencapai Rp 1.400 triliun. Dalam acara BRI Microfinance Outlook 2024, Jokowi menekankan pentingnya sektor UMKM dalam menggerakkan perekonomian Indonesia.
BRILink merupakan perluasan layanan BRI dengan skema kerja sama dengan nasabah sebagai agen yang dapat melayani transaksi perbankan masyarakat secara real time. Melalui agen BRILink, masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi perbankan tanpa harus datang ke ATM, seperti transfer uang, setor tunai, tarik tunai, dan pembayaran berbagai tagihan.
Jokowi menyatakan bahwa sinergi antara pemerintah dan perbankan dalam mendukung sektor UMKM akan memperkuat perekonomian nasional dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja. Ia juga menyoroti pertumbuhan program pembiayaan mikro, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mendapat subsidi sebesar Rp 46 triliun untuk menurunkan suku bunga bagi usaha mikro dan kecil.
Selain itu, Jokowi mengapresiasi kualitas produk UMKM, termasuk peningkatan kemasan dan branding, yang menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing dan kemampuan ekspor UMKM Indonesia. Beberapa UMKM, seperti kerupuk rajungan 'Mama Muda' dan sambal bawang 'Lontara', telah berhasil menembus pasar ekspor ke Malaysia.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat, termasuk Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Direktur Utama PT BRI Tbk Sunarso, dan Komisaris Utama BRI Kartika Wirjoatmodjo.
Untuk konten edukasi perpajakan lainnya kalian bisa kunjungi link dibawah ini
https://youtube.com/@setianingrahayu2523?si=6zkwXhPGbEBC8tVU
Komentar Anda