Contact Whatsapp085210254902

PENGHITUNGAN ANGSURAN PPh UNTUK TAHUN BERJALAN

Ditulis oleh Administrator pada Senin, 09 Agustus 2021 | Dilihat 53kali
PENGHITUNGAN ANGSURAN PPh UNTUK TAHUN BERJALAN

PER-08/PJ/2020

PENGHITUNGAN ANGSURAN PPh UNTUK TAHUN BERJALAN

SEHUBUNGAN DENGAN PENYESUAIAN TARIF PPh WAJIB PAJAK BADAN PERPPU

PERPPU nomor 1 tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan/atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman Yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan , mulai berlaku tanggal 31 Maret 2020

LATAR BELAKANG

PERPPU nomor 1 tahun 2020 juga mengatur mengenai penyesuaian tarif PPh bagi Wajib Pajak Badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap

penyesuaian tarif PPh mempengaruhi besarnya angsuran PPh dalam Tahun Pajak berjalan yang harus dibayar sendiri oleh Wajib Pajak sedapat mungkin mendekati jumlah pajak yang akan terutang pada akhir tahun pajak

perlu menetapkan Peraturan Dirjen Pajak dalam rangka memberikan kepastian hukum kepada Wajib Pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya

SUBJEK

01 Wajib Pajak Umum Wajib Pajak yang menghitung angsuran PPh Pasal 25 sesuai ketentuan Pasal 25 ayat (1) UU PPh

02 Wajib Pajak yang Memiliki Kewajiban Laporan Keuangan (LK) Berkala Wajib Pajak yang menghitung angsuran PPh Pasal 25 berdasarkan PMK-215/PMK.03/2018, meliputi:

a. Bank;

b. Badan Usaha Milik Negara (BUMN);

c. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD);

d. Wajib Pajak masuk bursa; dan

e. Wajib Pajak lainnya yang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan harus membuat LK berkala

TARIF

Tarif PPh Badan turun secara bertahap menjadi: 22% 2020 2021, 20% mulai 2022

Tarif PPh Badan Go Public dengan persyaratan tertentu 3% lebih rendah dari tarif normal: 19% 2020 2021, 17% mulai 2022

CARA MENGHITUNG

Besarnya angsuran PPh Pasal 25 dalam Tahun Pajak berjalan yang harus dibayar sendiri oleh Wajib Pajak Badan untuk setiap bulan dihitung berdasarkan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam:

01 Pasal 25 Undang-Undang PPh UU nomor 7 tahun 1983 stdtd. UU nomor 36 tahun 2008

02 Peraturan Menteri Keuangan mengenai penghitungan angsuran PPh dalam Tahun Pajak berjalan yang harus dibayar sendiri oleh WP Baru, bank, BUMN, BUMD, WP masuk bursa, WP lainnya yang berdasarkan ketentuan diharuskan membuat LK berkala dan WP Orang Pribadi Pengusaha Tertentu (PMK-215/PMK.03/2018)

03 Keputusan dan/atau Peraturan Direktur Jenderal Pajak mengenai penghitungan besarnya Angsuran PPh Pasal 25 dalam Tahun Pajak berjalan dalam hal-hal tertentu (KEP-537/PJ/2000)

BESARNYA ANGSURAN PPh PASAL 25

UNTUK TAHUN PAJAK 2020

Untuk Tahun Pajak 2020, Wajib Pajak Umum & Wajib Pajak LK Berkala menggunakan Tarif Baru.

Mulai Masa Pajak batas waktu penyampaian SPT Tahunan 2019

  • Untuk Wajib Pajak yang menggunakan Tahun Buku sama dengan Tahun Kalender (Januari – Desember), Tahun Pajak 2020 menggunakan tarif baru mulai Masa Pajak April 2020
  • Untuk Wajib Pajak yang menggunakan Tahun Buku yang berbeda dengan Tahun Kalender (misal: April – Maret), Tahun Pajak 2020 menggunakan tarif baru mulai Masa Pajak batas waktu penyampaian SPT Tahunan Tahun Pajak 2019 (Masa Pajak Juli 2020)

WP UMUM menyampaikan SPT Tahunan PPh sebelum batas waktu SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2019 disampaikan tanggal 28 Maret 2020

Masa Pajak PPh Pasal 25

  • Desember 2019 80.000.000
  • Januari 2020 s.d. Februari 2020 @ 80.000.000 > sama dengan besarnya angsuran PPh Pasal 25 Masa Pajak terakhir Tahun Pajak yang lalu
  • Maret 2020 100.000.000 > angsuran PPh Pasal 25 sesuai penghitungan di SPT Tahunan yang dilaporkan

Keterangan Jumlah

Penghasilan Neto 6.600.000.000

(-) Kompensasi Kerugian 1.500.000.000

Penghasilan Kena Pajak 5.100.000.000

PPh Terutang (Tarif 25%) 1.275.000.000

(-) Kredit Pajak 75.000.000

Dasar Angsuran PPh Pasal 25 1.200.000.000

Angsuran PPh Pasal 25 100.000.000

  • April 2020 s.d. Desember 2020 @ 87.250.000 > angsuran PPh Pasal 25 sesuai penghitungan dengan perubahan tarif

Keterangan Jumlah

Penghasilan Neto 6.600.000.000

(-) Kompensasi Kerugian 1.500.000.000

Penghasilan Kena Pajak 5.100.000.000

PPh Terutang (Tarif 22%) 1.122.000.000

(-) Kredit Pajak 75.000.000

Dasar Angsuran PPh Pasal 25 1.047.000.000

WP UMUM menyampaikan SPT Tahunan PPh setelah lewat batas waktu SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2019 disampaikan tanggal 10 Juni 2020

Masa Pajak PPh Pasal 25

  • Desember 2019 15.000.000
  • Januari 2020 s.d. Mei 2020 @ 15.000.000 > sama dengan besarnya angsuran PPh Pasal 25 Masa Pajak terakhir Tahun Pajak yang lalu
  • April 2020 s.d. Desember 2020* @ 17.500.000 > angsuran PPh Pasal 25 sesuai penghitungan di SPT Tahunan yang dilaporkan

Keterangan Jumlah

Peredaran Bruto** 4.000.000.000

Penghasilan Neto 2.000.000.000

Penghasilan Kena Pajak 2.000.000.000

PPh Terutang (Tarif 22% x 50%) 220.000.000

(-) Kredit Pajak 10.000.000

Dasar Angsuran PPh Pasal 25 210.000.000

Angsuran PPh Pasal 25 17.500.000

*) untuk Masa April 2020 & Mei 2020 telah disetorkan PPh Pasal 25 masing-masing sebesar 15.000.000, berarti masih harus dilunasi kekurangan pembayaran Angsurannya masing-masing 2.500.000

**) berhak menggunakan fasilitas pengurangan tarif Pasal 31E UU PPh karena peredaran bruto tidak melebihi 50 Miliar

WP UMUM menyampaikan perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT

  • Pemberitahuan perpanjangan penyampaian SPT tanggal 30 April 2020
  • SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2019 disampaikan tanggal 30 Juni 2020

Masa Pajak PPh Pasal 25

  • Desember 2019 50.000.000
  • Januari 2020 s.d. Maret 2020 @ 50.000.000 > sama dengan besarnya angsuran PPh Pasal 25 Masa Pajak terakhir Tahun Pajak yang lalu
  • April 2020 s.d. Mei 2020 @ 67.083.000 > angsuran PPh Pasal 25 sesuai penghitungan pemberitahuan perpanjangan SPT

Keterangan Jumlah

Penghasilan Kena Pajak 4.000.000.000

PPh Terutang (Tarif 22%) 880.000.000

(-) Kredit Pajak 75.000.000

Dasar Angsuran PPh Pasal 25 805.000.000

Angsuran PPh Pasal 25 67.083.000

  • April 2020 s.d. Desember 2020* @ 100.000.000 > angsuran PPh Pasal 25 sesuai penghitungan di SPT Tahunan yang dilaporkan

Keterangan Jumlah

Peredaran Bruto 50.500.000.000

Penghasilan Neto 6.000.000.000

Penghasilan Kena Pajak 6.000.000.000

PPh Terutang (Tarif 22%) 1.320.000.000

(-) Kredit Pajak 120.000.000

Dasar Angsuran PPh Pasal 25 1.200.000.000

Angsuran PPh Pasal 25 100.000.000

*) untuk Masa April 2020 & Mei 2020 telah disetorkan PPh Pasal 25 masing-masing sebesar 67.083.000, berarti masih harus dilunasi kekurangan pembayaran Angsurannya masing-masing 32.917.000

WP UMUM diterbitkan Surat Ketetapan Pajak (SKP) untuk Tahun Pajak yang lalu

Keterangan SPT Tahun Pajak 2019 SKP Tahun Pajak 2019 > SKP Kurang Bayar Tahun Pajak 2019 diterbitkan bulan Agustus 2020

Penghasilan Kena Pajak 6.000.000.000 8.000.000.000

PPh Terutang (Tarif 25%) 1.500.000.000 2.000.000.000

(-) Kredit Pajak 200.000.000 160.000.000

Masa Pajak PPh Pasal 25

  • September 2020 s.d. Desember 2020 @ 133.333.000 > angsuran PPh Pasal 25 sesuai penghitungan kembali berdasarkan SKP

Keterangan Jumlah

Penghasilan Kena Pajak 8.000.000.000

PPh Terutang (Tarif 22%) 1.760.000.000

(-) Kredit Pajak 160.000.000

Dasar Angsuran PPh Pasal 25 1.600.000.000

Angsuran PPh Pasal 25 133.333.000

WP WAJIB LK BERKALA Wajib Pajak Bank

Sampai dengan Masa Pajak April 2020 > LK Bulanan dari Masa Pajak Januari 2020 s.d. Masa Pajak April 2020

Penghasilan Neto sejak Awal Tahun Pajak s.d. Masa Pajak yang Dilaporkan 4.600.000.000

PPh Pasal 22 sejak Awal Tahun Pajak s.d. Masa Pajak yang Dilaporkan 250.000.000

Masa Pajak April 2020 > angsuran PPh Pasal 25 sesuai penghitungan mulai Masa Pajak April 2020 dan seterusnya

Penghasilan Neto sejak Awal Tahun Pajak s.d. Masa Pajak yang Dilaporkan 4.600.000.000

(-) Kompensasi Kerugian 1.500.000.000

Penghasilan Kena Pajak 3.100.000.000

PPh Terutang (Tarif 22%) 682.000.000

(-) PPh Pasal 22 sejak Awal Tahun Pajak s.d. Masa Pajak yang Dilaporkan 250.000.000

(-) Angsuran PPh Pasal 25 yang Seharusnya dibayar sejak Awal Tahun Pajak s.d. Masa Pajak sebelum Masa Pajak yang dilaporkan 75.000.000

Angsuran yang masih harus dibayar: 357.000.000

WP WAJIB LK BERKALA Wajib Pajak masuk bursa dan/atau Wajib Pajak Lainnya

Masa Pajak PPh Pasal 25

  • Desember 2019 7.000.000
  • Januari 2020 s.d. Maret 2020 @ 7.000.000 > sama dengan besarnya angsuran PPh Pasal 25 Masa Pajak terakhir Tahun Pajak yang lalu dan seterusnya
  • April 2020 s.d. Juni 2020 @ 10.000.000 > angsuran PPh Pasal 25 sesuai penghitungan berdasarkan LK TW I (Jan-Mar 2020) mulai Masa Pajak April 2020

Masa Pajak TW I 2020

Penghasilan Neto sejak Awal Tahun Pajak s.d. Triwulan yang Dilaporkan 2.100.000.000

(-) Kompensasi Kerugian 1.700.000.000 Penghasilan Kena Pajak 400.000.000 PPh Terutang (Tarif 19%)* 76.000.000

(-) PPh Pasal 22 & PPh Pasal 23 sejak Awal Tahun Pajak s.d. Masa Pajak yang Dilaporkan 25.000.000

(-) Angsuran PPh Pasal 25 yang Seharusnya dibayar sejak Awal Tahun Pajak s.d. Masa Pajak sebelum Masa Pajak yang dilaporkan 21.000.000

Angsuran yang masih harus dibayar: 30.000.000

Angsuran untuk 3 Masa Pajak (April s.d. Juni 2020) 10.000.000

*) Pada Tahun Pajak 2019, memenuhi persyaratan untuk memperoleh fasilitas penurunan tarif sebagaimana dimaksud Pasal 17 ayat (2b) UU PPh

WP WAJIB LK BERKALA WP BUMN/BUMD selain Bank, WP masuk bursa dan/atau WP Lainnya

Masa Pajak PPh Pasal 25

  • Desember 2019 70.000.000
  • Januari 2020 s.d. Maret 2020 @ 100.000.000 > angsuran PPh Pasal 25 sesuai penghitungan dengan tarif Pasal 17 ayat (2a) UU PPh

Keterangan Jumlah

Penghasilan Neto* 5.000.000.000

Penghasilan Kena Pajak 5.000.000.000

PPh Terutang (Tarif 25%) 1.250.000.000

(-) Kredit Pajak 50.000.000

Dasar Angsuran PPh Pasal 25 1.200.000.000

Angsuran PPh Pasal 25 100.000.000

  • April 2020 s.d. Desember 2020 @ 87.500.000 > angsuran PPh Pasal 25 sesuai penghitungan dengan perubahan tariff

Keterangan Jumlah

Penghasilan Neto 5.000.000.000

Penghasilan Kena Pajak 5.000.000.000

PPh Terutang (Tarif 22%) 1.100.000.000

(-) Kredit Pajak 50.000.000

Dasar Angsuran PPh Pasal 25 1.050.000.000

Angsuran PPh Pasal 25 87.500.000

*) Dokumen RKAP Tahun 2020 disahkan bulan Januari 2020 dengan proyeksi laba/rugi fiskal 5 Miliar

BESARNYA ANGSURAN PPh PASAL 25

UNTUK TAHUN PAJAK 2022 

  • Dalam hal SPT Tahunan:

a. Disampaikan sebelum menggunakan tarif baru mulai Masa Pajak batas waktu SPT Tahunan disampaikan

b. Disampaikan setelah menggunakan tarif baru mulai Masa Pajak lewat batas waktu batas waktu penyampaian SPT Tahunan

WP UMUM WP WAJIB LK BERKALA 

  • Menggunakan tarif baru mulai Masa Pajak:

a. batas waktu penyampaian laporan keuangan periode I Tahun Pajak 2022 (April 2022), bagi WP yang memiliki kewajiban LK Berkala Triwulanan

b. sejak awal Tahun Pajak 2022 (Januari 2022), bagi WP yang memiliki kewajiban LK Berkala Bulanan dan WP BUMN dan/atau BUMD

WP UMUM menyampaikan SPT Tahunan PPh sebelum batas waktu

SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2021 disampaikan tanggal 18 Februari 2022

Masa Pajak PPh Pasal 25

  • Desember 2021 100.000.000
  • Januari 2022 100.000.000 > sama dengan besarnya angsuran PPh Pasal 25 Masa Pajak terakhir Tahun Pajak yang lalu
  • Februari 2022 s.d. Desember 2022 @ 77.083.000 > angsuran PPh Pasal 25 sesuai penghitungan di SPT Tahunan yang dilaporkan

Keterangan Jumlah

Penghasilan Neto 5.000.000.000

(-) Kompensasi Kerugian 0

Penghasilan Kena Pajak 5.000.000.000

PPh Terutang (Tarif 20%) 1.000.000.000

(-) Kredit Pajak 75.000.000

Dasar Angsuran PPh Pasal 25 925.000.000

Angsuran PPh Pasal 25 77.083.000

WP UMUM menyampaikan SPT Tahunan PPh setelah lewat batas waktu

SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2021 disampaikan tanggal 10 Juni 2022

Masa Pajak PPh Pasal 25

  • Desember 2021 50.000.000
  • Januari 2022 s.d. Mei 2022 @ 50.000.000 > sama dengan besarnya angsuran PPh Pasal 25 Masa Pajak terakhir Tahun Pajak yang lalu
  • April 2022 s.d. Desember 2022* @ 77.083.000 > angsuran PPh Pasal 25 sesuai penghitungan di SPT Tahunan yang dilaporkan

Keterangan Jumlah

Peredaran Bruto 52.000.000.000

Penghasilan Neto 5.000.000.000

Penghasilan Kena Pajak 5.000.000.000

PPh Terutang (Tarif 20%) 1.000.000.000

(-) Kredit Pajak 75.000.000

Dasar Angsuran PPh Pasal 25 925.000.000

Angsuran PPh Pasal 25 77.083.000

*) untuk Masa April 2022 & Mei 2022 telah disetorkan PPh Pasal 25 masing-masing sebesar 50.000.000, berarti masih harus dilunasi kekurangan pembayaran Angsurannya masing-masing 27.083.000

WP UMUM menyampaikan perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT

  • Pemberitahuan perpanjangan penyampaian SPT tanggal 30 April 2022
  • SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2021 disampaikan tanggal 30 Agustus 2022

Masa Pajak PPh Pasal 25

  • Desember 2021 100.000.000
  • Januari 2022 s.d. Maret 2022 @ 100.000.000 > sama dengan besarnya angsuran PPh Pasal 25 Masa Pajak terakhir Tahun Pajak yang lalu
  • April 2022 s.d. Juli 2022 @ 120.000.000 > angsuran PPh Pasal 25 sesuai penghitungan pemberitahuan perpanjangan SPT

Keterangan Jumlah

Penghasilan Kena Pajak 8.000.000.000

PPh Terutang (Tarif 20%) 1.600.000.000

(-) Kredit Pajak 160.000.000

Dasar Angsuran PPh Pasal 25 1.440.000.000

Angsuran PPh Pasal 25 120.000.000

  • April 2022 s.d. Desember 2022* @ 153.333.000 >  angsuran PPh Pasal 25 sesuai penghitungan di SPT Tahunan yang dilaporkan

Keterangan Jumlah

Peredaran Bruto 60.000.000.000

Penghasilan Neto 10.000.000.000

Penghasilan Kena Pajak 10.000.000.000

PPh Terutang (Tarif 20%) 2.000.000.000

(-) Kredit Pajak 160.000.000

Dasar Angsuran PPh Pasal 25 1.840.000.000

Angsuran PPh Pasal 25 153.333.000

*) untuk Masa April 2022 s.d Juli 2022 telah disetorkan PPh Pasal 25 masing-masing sebesar 120.000.000, berarti masih harus dilunasi kekurangan pembayaran Angsurannya masing-masing 33.333.000

WP UMUM diterbitkan Surat Ketetapan Pajak (SKP) untuk Tahun Pajak yang lalu

Keterangan SPT Tahun Pajak 2021 SKP Tahun Pajak 2021 > SKP Kurang Bayar Tahun Pajak 2021 diterbitkan bulan Juni 2022

Penghasilan Kena Pajak 10.000.000.000 11.000.000.000

PPh Terutang (Tarif 22%) 2.200.000.000 2.420.000.000

(-) Kredit Pajak 300.000.000 200.000.000

Masa Pajak PPh Pasal 25

  • Juli 2022 s.d. Desember 2022 @ 166.666.000 > angsuran PPh Pasal 25 sesuai penghitungan kembali berdasarkan SKP

Keterangan Jumlah

Penghasilan Kena Pajak 11.000.000.000

PPh Terutang (Tarif 20%) 2.200.000.000

(-) Kredit Pajak 200.000.000

Dasar Angsuran PPh Pasal 25 2.000.000.000

Angsuran PPh Pasal 25 166.666.000

WP WAJIB LK BERKALA Wajib Pajak Bank

Sampai dengan Masa Pajak Januari 2022 > Informasi dari LK Bulanan tahun 2022

Penghasilan Neto sejak Awal Tahun Pajak s.d. Masa Pajak yang Dilaporkan 1.000.000.000

PPh Pasal 22 sejak Awal Tahun Pajak s.d. Masa Pajak yang Dilaporkan 25.000.000

Angsuran PPh Pasal 25 yang Seharusnya Terutang sejak Awal Tahun Pajak s.d. Masa Pajak Sebelumnya 0

Masa Pajak Januari 2022 > angsuran PPh Pasal 25 sesuai penghitungan mulai dan seterusnya Masa Pajak Januari 2022 dan seterusnya

Penghsilan Neto sejak Awal Tahun Pajak s.d Masa Pajak yang Dilaporkan

1.000.000.000

(-) Kompensasi Kerugian 0

Penghasilan Kena Pajak 1.000.000.000

PPh Terutang (Taruf 20%) 200.000.000

(-) PPh Pasal 22 sejak Awal Tahun Pajak s.d Masa Pajak yang Dilaporkan

25.000.000

(-) Angsuran PPh Pasal 25 yang Seharusnya dibayar sejak Awal Tahun Pajak s.d

Masa Pajak sebelumnya Masa Pajak yang dilaporkan 0

Angsuran yang masih harus dibayar: 175.000.000

WP WAJIB LK BERKALA Wajib Pajak masuk bursa dan/atau Wajib Pajak Lainnya

Masa Pajak PPh Pasal 25

  • Desember 2021 70.000.000
  • Januari 2022 s.d. Maret 2022 @ 70.000.000 > sama dengan besarnya angsuran PPh Pasal 25 Masa Pajak terakhir Tahun Pajak yang lalu
  • April 2022 s.d. Juni 2022 @ 69.333.000 > angsuran PPh Pasal 25 sesuai penghitungan berdasarkan LK TW I (Jan-Mar 2022) mulai Masa Pajak April 2022 dan seterusnya

Periode Pelaporan TW I 2022

Penghasilan Neto sejak Awal Tahun Pajak s.d. Triwulan yang Dilaporkan 4.740.000.000

(-) Kompensasi Kerugian 1.700.000.000

Penghasilan Kena Pajak 3.040.000.000

PPh Terutang (Tarif 20%) 608.000.000

(-) PPh Pasal 22 & PPh Pasal 23 sejak Awal Tahun Pajak s.d. Masa Pajak yang Dilaporkan 190.000.000

(-) Angsuran PPh Pasal 25 yang Seharusnya dibayar sejak Awal Tahun Pajak s.d. Masa Pajak sebelum Masa Pajak yang dilaporkan 210.000.000

Angsuran yang masih harus dibayar: 208.000.000

Angsuran untuk 3 Masa Pajak (April s.d. Juni 2022) 69.333.000

WP WAJIB LK BERKALA WP BUMN/BUMD selain Bank, WP masuk bursa dan/atau WP Lainnya

Masa Pajak PPh Pasal 25

  • Desember 2021 170.000.000
  • Januari 2022 s.d. Desember 2022 @ 150.000.000 > angsuran PPh Pasal 25 sesuai penghitungan dengan perubahan tarif 20%

Keterangan Jumlah

Penghasilan Neto* 15.000.000.000

Penghasilan Kena Pajak 15.000.000.000

PPh Terutang (Tarif 20%) 3.000.000.000

(-) Kredit Pajak 1.200.000.000

Dasar Angsuran PPh Pasal 25 1.800.000.000

Angsuran PPh Pasal 25 150.000.000

*) Dokumen RKAP Tahun 2022 disahkan bulan Desember 2021 dengan proyeksi laba/rugi fiskal 15 Miliar

PAJAK KUAT INDONESIA MAJU

Share this:

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer

Member Menu

Tentang Kami

Tiada kata yang pantas diucapkan, selain ungkapan syukur "alhamdulilahi robbil'alamin" akhirnya website ini dapat terselesaikan, adapun tujuan penulisan website ini ... Lihat selengkapnya
  • Alamat Kami:
    Cibinong
  • 085210254902 (Telkomsel ) 087874236215 (XL)
  • info@konsultanpajakrahayu.com, konsultanpajakrahayu1@gmail.com
Developed by Naevaweb.com