Contact Whatsapp085210254902

Pengeluaran Fiktif untuk Proyek Klien

Ditulis oleh Administrator pada Selasa, 20 Januari 2026 | Dilihat 74kali
Pengeluaran Fiktif untuk Proyek Klien

Cerita
Pak Budi menambahkan beberapa pengeluaran fiktif pada proyek pembuatan bodi mobil karoseri untuk klien besar. Faktur palsu mencakup bahan tambahan yang tidak pernah dibeli. Manajemen baru mengetahui masalah ini ketika laporan margin keuntungan proyek terlalu rendah dibandingkan estimasi awal.

Audit internal dilakukan, memeriksa seluruh pengeluaran proyek dan bukti pembelian. Ternyata pengeluaran fiktif sengaja dibuat agar Pak Budi bisa mengambil keuntungan pribadi dari dana perusahaan. Kolusi dengan akuntansi memastikan pengeluaran palsu tidak terlihat di laporan bulanan.

Perusahaan mengambil tindakan dengan membatalkan pengeluaran palsu, memperbarui sistem ERP proyek, dan menambahkan checkpoint approval untuk setiap pengeluaran proyek. Semua pengeluaran kini harus diverifikasi oleh manajer proyek dan akuntan senior.

Tantangan

  • Pengeluaran fiktif → kerugian proyek.
  • Kolusi sekretaris dengan akuntansi.

Solusi

  • Audit internal seluruh pengeluaran proyek.
  • SOP pengeluaran proyek dengan approval multi-level.
  • Sistem ERP mencatat tiap pengeluaran dengan bukti fisik.

Contoh Implementasi

  • Pengeluaran fiktif Rp80 juta dibatalkan, bukti pembelian diverifikasi.

Hasil / Insight

  • Audit berhasil menemukan kerugian dan kolusi.
  • Sistem ERP dan SOP pengeluaran mencegah pengeluaran palsu di masa depan.

Share this:

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer

Member Menu

Tentang Kami

Director of  Rahayu & Partner  (A brand of CV. Rahayu Damanik Consulting, Indonesia) Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Welcome to  Rahayu & Partner , the ... Lihat selengkapnya
  • Alamat Kami:
    Cibinong
  • 085210254902 (Telkomsel ) 087874236215 (XL)
  • konsultanpajakrahayu1@gmail.com
Developed by Naevaweb.com