Contact Whatsapp085210254902

Pentingnya melakukan ekualisasi antara pos-pos laba rugi pada laporan keuangan dengan SPT tahunan/masa dalam menghadapi pemeriksaan.

Ditulis oleh Administrator pada Senin, 30 Maret 2020 | Dilihat 182kali
Pentingnya melakukan ekualisasi antara pos-pos laba rugi pada laporan keuangan dengan SPT tahunan/masa dalam menghadapi pemeriksaan.

SESI 3

Pentingnya melakukan ekualisasi antara pos-pos laba rugi pada laporan keuangan dengan SPT tahunan/masa dalam menghadapi pemeriksaan.

  1. Jenis laporan yang wajib dimiliki wajib pajak
  • Trial Balance

Neraca Saldo

  • Laporan keuangan
  • Laporan auditor Independen
  • Laporan SPT tahunan
  1. Trial Balance
  1. Pengertian

Suatu daftar yang berisi kumpulan seluruh jenis nama akun berasal total saldo yang dibuat dan diurutkan secara sistematis (urut) sesuai dengan golongan dan kode akunnya yang bersumber dari buku besar perasahaan pada perusahaan tertentu.

  1. Bentuk Trial Balance

Format neraca saldo yang sederhana memiliki 4 kolom nama akun (keterangan), kolom debet dan kolom kredit.

  1. Manfaat Trial Balance
  1. Memudahkan melakukan pengecekan terhadap keakuratan buku besar yang telah dibuat
  2. Dasar penyusunan laporan keuangan perusahaan
  1. Fungsi Trial Balance
  1. Fungsi persiapan
  2. Fungsi pencatatan
  3. Fungsi koreksi
  4. Fungsi monitoring
  1. Laporan Keuangan
  • Laporan keuangan adalah suatu penyajian terstruktur dari posisi keuangan suatu entitas.
  • Tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan dan arus kas entitas yang bermanfaat bagi sebagai besar kalangan pengguna laporan keuangan dalam pembuatan keputusan ekonomi.
  • Laporan keuangan disajikan sesuai dengan standar akuntasi yang berlaku di indonesia.

 

 

Jenis Standar Akuntasi

  1. Standar Akuntasi Keuangan (SAK)
  2. Standar Akuntasi Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP)
  3. Standar Akuntasi Syariah (SAS)
  4. Standar Akuntasi Pemerintahan (SAP)

Standar Akuntasi Keuangan (SAK)

PSAK 1 “Penyajian laporan keuangan paragraf 88 sampai dengan 105

Standar Akuntasi ETAP

Bab 3 “ penyajian laporan keuangan”

Bab 5 “Laporan Laba Rugi”

Standar Akuntasi Syariah (SAS)

  • Keterangan dasar penyusunan dan penyajian laporan keuangan syariah
  • PSAK 101: penyajian laporan keuangan syariah (revisi 2016)

 

 

  1. Laporan Auditor Independen

Laporan auditor independen adalah laporan keuangan yang telah diaudit oleh auditor independen yang memuat informasi mengenai opini auditor atas kewajaran laporan keuangan yang disajikan oleh manajemen perusahaan dan kesesuaian nya dengan standar akuntansi yang berlaku di indonesia bebas dari salah saji material.

 

  1. Laporan SPT Tahunan
  • SPT adalah surat yang oleh wajib pajak digunakan untuk melaporkan perhitungan dan atau pembayaran pajak, objek pajak dan/atau bukan objek pajak dan/atau harta dan kewajiban menurut ketentuan peraturan peundang-undangan perpajakan.
  • Wajib pajak harus melakukan pengisiian SPT dengan benar, lengkap dan jelas.
  • Benar adalah benar dalam peerhitungan, termasuk benar dalam penerapan ketentuan peraturan peundang-undangan perpajakan, dalam penulisan, dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
  • Lengkap adalah memuat unsur-unsur yang berkaitan dengan objek pajak dan unsur-unsur lain yang harus dilaporkan dalam SPT.
  • Jelas adalah melaporkan asal usul atau sumber dari objek pajak dan unsur-unsur lain yang harus dilaporkan dalam SPT.

Share this:

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer

Member Menu

Tentang Kami

Tiada kata yang pantas diucapkan, selain ungkapan syukur "alhamdulilahi robbil'alamin" akhirnya website ini dapat terselesaikan, adapun tujuan penulisan website ini ... Lihat selengkapnya
  • Alamat Kami:
    Cibinong
  • 085210254902 (Telkomsel ) 087874236215 (XL)
  • info@konsultanpajakrahayu.com
Developed by Naevaweb.com