
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral (Finance Ministers and Central Bank Governors/FMCBG) di bawah Presidensi G20 Brasil, pada 28 – 29 Februari 2024. Ia menyampaikan bahwa FMCBG mendorong implementasi dua pilar perpajakan internasional (Two-Pillar Solution), terutama untuk penandatanganan Konvensi Multilateral Pilar 1 pada akhir Juni tahun 2024.
Menurut Sri Mulyani, Presidensi G20 Brasil mengangkat tema Building a just world and a Sustainable Planet dengan tiga agenda utama, yaitu inklusi sosial dan pengentasan kelaparan, transisi energi dan pembangunan berkelanjutan, serta reformasi tata kelola global. Pada pertemuan ini, para menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20 membahas berbagai isu global, seperti kebijakan ekonomi untuk mengatasi kesenjangan, pertumbuhan global, inflasi, dan stabilitas keuangan, perpajakan internasional, sektor keuangan di abad 21, serta utang global dan keuangan berkelanjutan.
Meskipun pemulihan ekonomi lebih baik dari yang diperkirakan, para menteri dan gubernur mengakui bahwa prospek pertumbuhan jangka menengah masih lemah. Situasi ini memperburuk tekanan sosio-ekonomi dan lingkungan hidup, terutama bagi penduduk miskin dan rentan di negara-negara berkembang. Para menteri dan gubernur juga menyadari risiko geopolitik akibat perang dan konflik terhadap perkembangan ekonomi dunia.
Para menteri dan gubernur juga menyoroti tren dan guncangan global, seperti pandemi, perubahan iklim, teknologi digital, fragmentasi, dan proteksionisme perdagangan, yang memperparah kesenjangan dan berdampak negatif bagi negara berpendapatan rendah. Oleh karena itu, mereka sepakat untuk terus memperkuat upaya pencegahan, kesiapsiagaan, dan respons pandemi, serta meningkatkan mobilisasi pendanaan untuk mendukung investasi infrastruktur dan transisi yang adil.
Untuk konten edukasi perpajakan lainnya kalian bisa kunjungi link dibawah ini
https://youtube.com/@setianingrahayu2523?si=6zkwXhPGbEBC8tVU
Komentar Anda