Contact Whatsapp085210254902

DJP Sebut Sebanyak 12 Juta NIK Belum Didaftarkan Jadi NPWP

Ditulis oleh Administrator pada Rabu, 03 Januari 2024 | Dilihat 613kali
DJP Sebut Sebanyak 12 Juta NIK Belum Didaftarkan Jadi NPWP

Sampai saat ini, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Suryo Utomo, mengungkapkan bahwa sekitar 12 juta Nomor Induk Kependudukan (NIK) belum terintegrasi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Dari total NIK wajib pajak orang pribadi sebanyak 72,46 juta, hanya sekitar 59,88 juta NIK yang telah dihubungkan dengan NPWP.

Suryo menjelaskan bahwa dari total 59,88 juta NIK yang perlu dihubungkan, sekitar 55,92 juta NIK telah dipadankan secara otomatis oleh sistem Direktorat Jenderal Pajak. Sementara itu, sekitar 3,95 juta NIK dipadankan secara mandiri oleh wajib pajak.

"Dari jumlah tersebut, sekitar 12 juta NIK yang belum terhubung akan terus dipadankan. Kami melakukan integrasi dengan Dukcapil untuk mencocokkan NIK dan NPWP," ungkap Suryo dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan pada Selasa (2/1/2024).

Suryo juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang belum menghubungkan NIK mereka dengan NPWP untuk mengakses portal yang disediakan. Masyarakat dapat mengakses portal atau mengunjungi layanan baik secara langsung maupun virtual.

Sebagai informasi, penggunaan NIK sebagai NPWP secara penuh telah resmi ditunda dari tanggal awalnya, yaitu 1 Januari 2024, menjadi 1 Juli 2024, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 136 Tahun 2023.

Untuk konten edukasi perpajakan lainnya kalian bisa kunjungi link dibawah ini
https://youtube.com/@setianingrahayu2523?si=6zkwXhPGbEBC8tVU

 

Share this:

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer

Member Menu

Tentang Kami

Director of  Rahayu & Partner  (A brand of CV. Rahayu Damanik Consulting, Indonesia) Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Welcome to  Rahayu & Partner , the ... Lihat selengkapnya
  • Alamat Kami:
    Cibinong
  • 085210254902 (Telkomsel ) 087874236215 (XL)
  • konsultanpajakrahayu1@gmail.com
Developed by Naevaweb.com