
Pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi menetapkan target pendapatan negara pada APBN 2024 sebesar Rp2.802,3 triliun, dengan pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tetap menjadi pilar utama sumber penerimaan. Menurut catatan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), target pendapatan pajak ditetapkan sebesar Rp1.988,9 triliun, sementara PNBP sekitar Rp492 triliun. Pendapatan bea dan cukai diestimasikan mencapai Rp321,0 triliun, sementara pendapatan hibah sekitar Rp400 miliar. PNBP, terutama dari Sumber Daya Alam (SDA), memainkan peran penting dalam membangun kemandirian keuangan dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Dalam konteks PNBP SDA, targetnya adalah Rp207,7 triliun melalui normalisasi harga komoditas minerba. Pendapatan Kekayaan Negara Dipisahkan diharapkan mencapai Rp85,8 triliun dengan optimalisasi KND. Pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) diestimasikan mencapai Rp83,4 triliun dengan peningkatan kemudahan akses layanan dan sinergi antar BLU, sementara PNBP Lainnya ditargetkan sebesar Rp115,1 triliun.
Rahayu Puspasari, Direktur PNBP SDA dan KND Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kemenkeu, menjelaskan bahwa kebijakan PNBP 2024 bertujuan mengoptimalkan PNBP, meningkatkan tata kelola dan proses bisnis, meningkatkan inovasi, kualitas layanan, dan menjaga kelestarian lingkungan. Selain menjadi kontribusi finansial, pendapatan dari PNBP dalam APBN 2024 juga dianggap sebagai sumber inovasi.
Pemerintah berkomitmen untuk menggandeng sektor-sektor baru, khususnya sektor digital, dan berinvestasi dalam teknologi untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan PNBP. Upaya tersebut mencakup pemanfaatan teknologi guna memperbaiki pengumpulan dan pengelolaan pendapatan serta memastikan transparansi dalam setiap langkah. Dengan bekerja sama dengan sektor-sektor kunci dan menerapkan inovasi, diharapkan pendapatan negara dapat diperkuat, menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Untuk konten edukasi perpajakan lainnya kalian bisa kunjungi link dibawah ini
https://youtube.com/@setianingrahayu2523?si=6zkwXhPGbEBC8tVU
Komentar Anda