Contact Whatsapp085210254902

Ternyata Banyak Orang Belum Tersentuh Pajak

Ditulis oleh Administrator pada Kamis, 28 Desember 2023 | Dilihat 726kali
Ternyata Banyak Orang Belum Tersentuh Pajak

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyatakan bahwa mereka tidak memiliki masalah dengan wacana tiga calon wakil presiden untuk tahun 2024 yang memiliki tujuan meningkatkan penerimaan pajak di Indonesia. Apindo menyatakan kesiapannya untuk mendukung upaya tersebut selama dilakukan secara adil.

Ajib Hamdani, Ketua Komite Analis Kebijakan Ekonomi Apindo, menegaskan bahwa asalkan regulasi dan implementasinya mencerminkan keadilan, tidak akan ada permasalahan. Menurutnya, masih banyak potensi penerimaan pajak yang belum dioptimalkan oleh pemerintah, terutama dalam dunia bisnis di mana masih banyak area abu-abu yang belum terkena pajak dan memiliki potensi untuk meningkatkan penerimaan negara.

Ajib menyatakan, "Karena memang masih banyak grey economy yang belum tersentuh oleh pajak."

Debat calon wakil presiden pada Jumat (22/12/2023), yang melibatkan Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud Md, membahas topik ekonomi dan menyoroti penerimaan negara melalui sektor perpajakan. Muhaimin mengkritik ketidaksetaraan di Indonesia, termasuk dalam hal pajak, dan mengusulkan upaya lebih masif untuk menggali penerimaan pajak dari orang-orang kaya, sambil menurunkan pajak untuk kelas menengah ke bawah.

Gibran Rakabuming Raka, calon wakil presiden nomor urut 2, mengusulkan pendekatan baru dengan menambah basis pembayar pajak daripada mengandalkan metode lama intensifikasi pajak. Dia menyatakan bahwa dirinya tidak akan "berburu di kebun binatang" dan berencana memperbanyak pelaku usaha untuk meningkatkan basis pembayar pajak.

Sementara itu, Mahfud Md, calon wakil presiden nomor urut 3, mengkritik target rasio perpajakan Prabowo-Gibran yang mencapai 23%, menyebutnya tidak masuk akal. Dia juga mengingatkan akan sensitivitas masyarakat terhadap kenaikan pajak.

Ajib Hamdani dari Apindo menyatakan bahwa dalam hal perpajakan, pencapaian pemerintahan Presiden Jokowi sebenarnya tidak buruk. Meskipun rasio perpajakan di Indonesia masih relatif kecil, ia mencatat bahwa dalam dua tahun terakhir, penerimaan pajak negara selalu melebihi target yang ditetapkan. Ajib juga menyoroti bahwa rasio perpajakan baru mencapai 10,39% pada tahun 2022, namun mencatat bahwa angka sebenarnya mungkin lebih tinggi karena tidak mencakup penerimaan pajak dari daerah.

Untuk konten edukasi perpajakan lainnya kalian bisa kunjungi link dibawah ini
https://youtube.com/@setianingrahayu2523?si=6zkwXhPGbEBC8tVU

Share this:

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer

Member Menu

Tentang Kami

Director of  Rahayu & Partner  (A brand of CV. Rahayu Damanik Consulting, Indonesia) Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Welcome to  Rahayu & Partner , the ... Lihat selengkapnya
  • Alamat Kami:
    Cibinong
  • 085210254902 (Telkomsel ) 087874236215 (XL)
  • konsultanpajakrahayu1@gmail.com
Developed by Naevaweb.com