Contact Whatsapp085210254902

1.077 Distirbutor Siap Salurkan Pupuk Subsidi Tahun 2024

Ditulis oleh Administrator pada Selasa, 19 Desember 2023 | Dilihat 760kali
1.077 Distirbutor Siap Salurkan Pupuk Subsidi Tahun 2024

PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menerima dukungan dari 1.077 distributor untuk memfasilitasi penyaluran pupuk subsidi pada tahun 2024. Pihak berharap bahwa para distributor ini akan mengoptimalkan proses penyaluran dengan menjaga ketertiban administrasi dan mematuhi peraturan yang berlaku.

Tri Wahyudi Saleh, Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia, menyatakan bahwa kesiapan distributor ini merupakan komitmen Pupuk Indonesia untuk mengalokasikan pupuk bersubsidi pada tahun 2024, sesuai dengan kebijakan pemerintah dan dengan fokus pada ketepatan waktu bagi petani yang terdaftar di e-Alokasi. Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) pupuk bersubsidi tahun anggaran 2024 di Batam, Kepulauan Riau.

Tri menjelaskan bahwa penetapan 1.077 distributor ini melibatkan evaluasi, verifikasi administrasi, dan pemeriksaan fisik lapangan sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 4 Tahun 2023. Selain itu, distributor harus memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan oleh Pupuk Indonesia, seperti aktif dalam kegiatan perdagangan, mampu mengadaan dan menyalurkan pupuk bersubsidi, serta bebas dari permasalahan hukum. Distributor yang memenuhi syarat mendaftar melalui Aplikasi DIMAS Pupuk Indonesia.

Dalam proses penyaluran ini, para distributor akan berfokus pada dua jenis pupuk, yaitu Urea dan NPK, untuk sembilan komoditas pertanian strategis. Petani yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi harus tergabung dalam kelompok tani, terdaftar dalam SIMLUHTAN, menggarap lahan maksimal dua hektar, dan menggunakan Kartu Tani.

Untuk menjaga integritas, distributor diharuskan menandatangani Pakta Integritas dan Surat Pernyataan Kesanggupan Pembayaran Tagihan. Mereka juga diminta untuk memastikan bahwa kios binaannya memahami sistem penyaluran dan mematuhi aturan, termasuk Harga Eceran yang Ditetapkan (HET).

Dalam upaya digitalisasi, distributor dan kios pengecer diminta untuk menerapkan sistem digital yang dikembangkan oleh Pupuk Indonesia, termasuk aplikasi Rekan yang terintegrasi melalui Distributor Planning & Control System (DPCS), sehingga proses penyaluran dapat dipantau secara real-time dan lebih mudah diawasi.

Pupuk Indonesia, selain didukung oleh 1.077 distributor, juga memiliki berbagai fasilitas distribusi lainnya, termasuk 15 unit pengantongan dan distribution center, 13 kapal dengan 222 rute angkutan laut, 8.131 armada truk angkutan darat, 581 gudang dengan kapasitas produksi pupuk sekitar 14,6 juta ton, serta 25 ribu lebih kios pupuk di seluruh negeri.

Hingga 30 November 2023, Pupuk Indonesia telah berhasil menyalurkan sekitar 5,71 juta ton atau sekitar 94 persen dari total alokasi sesuai anggaran pemerintah, yaitu 6,05 juta ton. Dengan keberhasilan ini, pihaknya mendorong seluruh distributor dan kios pengecer untuk terus menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai alokasi dan HET yang ditetapkan pemerintah. Distributor juga diharapkan mematuhi komitmen mereka dan akan dievaluasi secara periodik oleh Pupuk Indonesia.

Untuk konten edukasi perpajakan lainnya kalian bisa kunjungi link dibawah ini
https://youtube.com/@setianingrahayu2523?si=6zkwXhPGbEBC8tVU

 

Share this:

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer

Member Menu

Tentang Kami

Director of  Rahayu & Partner  (A brand of CV. Rahayu Damanik Consulting, Indonesia) Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Welcome to  Rahayu & Partner , the ... Lihat selengkapnya
  • Alamat Kami:
    Cibinong
  • 085210254902 (Telkomsel ) 087874236215 (XL)
  • konsultanpajakrahayu1@gmail.com
Developed by Naevaweb.com