Contact Whatsapp085210254902

Demi capai target pajak 2025

Ditulis oleh Administrator pada Rabu, 21 Agustus 2024 | Dilihat 478kali
Demi capai target pajak 2025

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan telah menyusun dua strategi utama untuk meningkatkan penerimaan pajak di tahun 2025. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025, target penerimaan pajak ditetapkan sebesar Rp2.189,3 triliun, mengalami peningkatan sebesar 10,07% dibandingkan target APBN 2024 yang sebesar Rp1.988,8 triliun. "Strateginya jelas, melalui ekstensifikasi dan intensifikasi," ungkap Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo, yang dikutip dari Antara di Jakarta pada Rabu (21/8/2024).

Dalam Buku II Nota Keuangan, dijelaskan bahwa target penerimaan pajak tersebut didasarkan pada proyeksi kinerja ekonomi serta kelanjutan reformasi pajak. Pajak penghasilan (PPh) diharapkan tumbuh sebesar 13,8 persen dari proyeksi 2024, sehingga mencapai Rp1.209,3 triliun. Penerimaan PPh ini terdiri dari PPh migas sebesar Rp62,8 triliun dan PPh nonmigas sebesar Rp1.146,4 triliun.

"PPh dipengaruhi oleh dinamika ekonomi. Saat ini harga komoditas turun, namun harapannya tahun depan akan kembali naik," jelas Suryo. Selain itu, penerimaan dari pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) diproyeksikan mencapai Rp945,1 triliun, penerimaan dari pajak bumi dan bangunan (PBB) ditargetkan sebesar Rp27,1 triliun, dan penerimaan dari pajak lainnya dipatok sebesar Rp7,8 triliun.

Namun demikian, Suryo menambahkan bahwa target penerimaan pajak untuk tahun anggaran 2025 masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut dengan DPR. "Belum dibahas lebih rinci. Saat ini masih dalam tahap Sidang Paripurna untuk tahun anggaran 2023," tambahnya.

Secara keseluruhan, pendapatan negara ditargetkan mencapai Rp2.996,9 triliun, lebih tinggi dari proyeksi APBN 2024 yang sebesar Rp2.802,5 triliun. Jumlah ini terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp2.490,9 triliun dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp505,4 triliun. Adapun belanja negara ditetapkan sebesar Rp3.613,1 triliun, dengan target defisit dalam RAPBN 2025 sebesar Rp616,2 triliun atau setara dengan 2,53% dari PDB.

Share this:

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer

Member Menu

Tentang Kami

Director of  Rahayu & Partner  (A brand of CV. Rahayu Damanik Consulting, Indonesia) Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Welcome to  Rahayu & Partner , the ... Lihat selengkapnya
  • Alamat Kami:
    Cibinong
  • 085210254902 (Telkomsel ) 087874236215 (XL)
  • konsultanpajakrahayu1@gmail.com
Developed by Naevaweb.com