Contact Whatsapp085210254902

Capres Umbar Strategi Naikkan Rasio Pajak

Ditulis oleh Administrator pada Jumat, 12 Januari 2024 | Dilihat 681kali
Capres Umbar Strategi Naikkan Rasio Pajak

Calon Presiden nomor urut tiga, Ganjar Pranowo, telah mengungkapkan strateginya untuk meningkatkan rasio pajak. Menurutnya, upaya untuk meningkatkan rasio pajak, atau tax ratio, dapat dilakukan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak. Ganjar menyampaikan hal ini dalam Dialog Capres Bersama Kadin Menuju Indonesia Emas 2045 di Djakarta Theater pada Kamis (11/1/2024), ketika menjawab pertanyaan dari Wakil Ketua Umum Bidang Investasi Kadin, Tony Wenas.

Tony bertanya mengenai strategi Ganjar terkait peningkatan rasio pajak dan peningkatan pajak untuk wajib pajak yang belum taat. Saat ini, menurutnya, rasio pajak Indonesia masih kecil dibandingkan dengan negara lain.

Ganjar merespons, "Kayanya omongan saya tadi ya udah tax amnesty dikejar lagi gitukan merasakan kan pak." Dia menjelaskan bahwa ekstensifikasi dan intensifikasi merupakan optimalisasi, bukan pemerasan.

Menurut Ganjar, penggalian penerimaan objek pajak dapat dilakukan untuk meningkatkan tax ratio, dan pengawasan terhadap wajib pajak harus dilakukan berdasarkan data. Selain itu, penegakan hukum terhadap pajak dianggap penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Ganjar menekankan perlunya menyelesaikan masalah ketidakpercayaan masyarakat terhadap praktik-praktik tidak jujur di dalam sistem pajak. Dia menyebutkan bahwa ada cerita permainan di pajak yang menimbulkan ketidakpercayaan, dan hal ini perlu dibereskan dengan mengatur kelembagaan, meskipun rincian lebih lanjut mengenai kelembagaannya akan dijelaskan kemudian.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, rasio pajak Indonesia pada tahun 2023 mencapai 10,21% dari PDB, mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya (10,41%). Namun, pencapaian tersebut melebihi target awal sebesar 9,61% pada tahun 2023. Meskipun demikian, rasio pajak Indonesia masih tertinggal jauh jika dibandingkan dengan beberapa negara ASEAN seperti Kamboja (18,4%) dan Vietnam (12,3%).

Share this:

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer

Member Menu

Tentang Kami

Director of  Rahayu & Partner  (A brand of CV. Rahayu Damanik Consulting, Indonesia) Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Welcome to  Rahayu & Partner , the ... Lihat selengkapnya
  • Alamat Kami:
    Cibinong
  • 085210254902 (Telkomsel ) 087874236215 (XL)
  • konsultanpajakrahayu1@gmail.com
Developed by Naevaweb.com