Contact Whatsapp085210254902

WHO Desak Semua Negara Untuk Naikkan Cukai Minuman Beralkohol dan Berpemanis

Ditulis oleh Administrator pada Senin, 11 Desember 2023 | Dilihat 551kali
WHO Desak Semua Negara Untuk Naikkan Cukai Minuman Beralkohol dan Berpemanis

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendorong seluruh negara untuk meningkatkan tarif pajak pada produk minuman beralkohol dan minuman berpemanis. Seruan ini disampaikan setelah WHO mengungkapkan data yang menunjukkan tingkat pajak global pada produk-produk tidak sehat ini masih rendah.

Berdasarkan data WHO, sebagian besar negara belum menggunakan pajak sebagai instrumen untuk mendorong gaya hidup yang lebih sehat. Dr. Rdiger Krech, Direktur Promosi Kesehatan WHO, menyatakan bahwa memajaki produk yang tidak sehat terbukti efektif dalam menciptakan populasi yang lebih sehat.

Pajak pada produk-produk ini memiliki dampak positif yang luas, mengurangi jumlah penyakit dan meningkatkan kesejahteraan, sambil memberikan tambahan pendapatan untuk mendukung layanan publik. Terutama dalam hal alkohol, pajak dapat membantu mengurangi tindak kekerasan dan kecelakaan lalu lintas.

Salah satu strategi efektif untuk mengurangi keterjangkauan dan konsumsi produk tidak sehat adalah dengan memberlakukan pajak yang cukup tinggi untuk memengaruhi harga. Dengan demikian, banyak orang akan mengurangi konsumsinya, berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat, dan membuat masyarakat lebih sehat dan tangguh. Pajak pada alkohol juga dapat berperan dalam mengurangi ketidaksetaraan terkait dengan kesehatan.

Dr. Krech menekankan bahwa individu berpenghasilan rendah lebih sensitif terhadap perubahan harga, sehingga peningkatan pajak akan berdampak signifikan pada konsumsi alkohol mereka. Selain itu, pengenaan pajak dapat mengurangi beban kesehatan yang tidak proporsional di komunitas berpenghasilan rendah, berkontribusi pada kesetaraan kesehatan di populasi.

Data WHO menunjukkan bahwa alkohol menyebabkan 2,6 juta kematian setiap tahun, sementara diet tidak sehat menyebabkan lebih dari 8 juta kematian di seluruh dunia. WHO meyakinkan bahwa penerapan pajak pada alkohol dan minuman berpemanis dapat menurunkan angka kematian ini. Meskipun sejumlah negara telah memajaki minuman berpemanis, setengah dari negara tersebut juga memajaki air, yang tidak sesuai dengan rekomendasi WHO. Secara keseluruhan, hanya 108 negara yang memajaki minuman berpemanis, dan rata-rata tarif yang diterapkan hanya sekitar 6,6 persen dari harga soda.

Di tingkat nasional, sekitar 148 negara telah memajaki minuman beralkohol, namun beberapa di antaranya tidak membebankan pajak pada anggur di 22 negara, terutama di Eropa. Rata-rata global untuk cukai pada minuman beralkohol adalah sekitar 24,8 persen dari harga jual, dengan Kiribati memiliki proporsi tertinggi sebesar 72,8 persen. Sejumlah negara seperti Lituania yang meningkatkan pajaknya pada tahun 2017 berhasil menurunkan kematian akibat alkohol dan meningkatkan pendapatan pajak.

WHO juga menyatakan bahwa pajak pada alkohol dan minuman berpemanis tidak hanya mengurangi konsumsi tetapi juga mendorong perusahaan untuk menciptakan produk yang lebih sehat. Pungutan ini dapat membantu mencegah cedera dan penyakit tidak menular seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung. Jajak pendapat Gallup menunjukkan bahwa mayoritas orang di berbagai negara mendukung peningkatan pajak pada produk tidak sehat seperti alkohol dan minuman berpemanis. WHO menegaskan dukungannya terhadap negara-negara untuk memajaki semua minuman berpemanis dan alkohol, serta telah merilis manual teknis untuk mendukung implementasi kebijakan dan administrasi pajak alkohol. Ini merupakan bagian dari serangkaian manual pajak yang telah dirilis oleh WHO, mencakup juga tembakau dan minuman berpemanis.

Untuk konten edukasi perpajakan lainnya kalian bisa kunjung link dibawah ini
https://youtube.com/@setianingrahayu2523?si=6zkwXhPGbEBC8tVU

 

Share this:

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer

Member Menu

Tentang Kami

Director of  Rahayu & Partner  (A brand of CV. Rahayu Damanik Consulting, Indonesia) Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Welcome to  Rahayu & Partner , the ... Lihat selengkapnya
  • Alamat Kami:
    Cibinong
  • 085210254902 (Telkomsel ) 087874236215 (XL)
  • konsultanpajakrahayu1@gmail.com
Developed by Naevaweb.com