Contact Whatsapp085210254902

Penerimaan Pajak Capai Rp 1.537 T Hingga Akhir Oktober 2023

Ditulis oleh Administrator pada Senin, 27 November 2023 | Dilihat 637kali
Penerimaan Pajak Capai Rp 1.537 T Hingga Akhir Oktober 2023

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa realisasi penerimaan pajak hingga akhir Oktober 2023 mencapai Rp 1.523,7 triliun, atau 88,69 persen dari target APBN sebesar Rp 1.718 triliun. Ini sebelum penerbitan Perpres Nomor 75 Tahun 2023 pada awal November 2023, yang menaikkan target penerimaan pajak menjadi Rp 1.818 triliun.

Sri Mulyani optimistis bahwa target tersebut dapat tercapai atau bahkan terlampaui hingga akhir tahun 2023. Meskipun mengakui adanya penurunan realisasi penerimaan pajak dalam beberapa waktu terakhir, terutama pada bulan Oktober 2023 yang mengalami pertumbuhan minus 0,2 persen. Namun, pertumbuhan tahunan masih mencapai 5,3 persen, meskipun lebih rendah daripada pertumbuhan pada periode yang sama di tahun 2022 yang mencapai 51,7 persen.

Penurunan tersebut diatributkan oleh Menteri Keuangan kepada faktor seperti penurunan harga komoditas, penurunan nilai impor, dan absennya mekanisme Program Pengungkapan Sukarela (PPS) yang ada pada tahun 2022.

Meskipun begitu, jenis pajak tertentu tumbuh positif hingga Oktober 2023, kecuali Pajak Penghasilan (PPh) minyak dan gas (migas) yang mengalami kontraksi sebesar 13,2 persen menjadi Rp 58,99 triliun akibat moderasi harga migas. Meskipun demikian, realisasi PPh migas telah mencapai 96,01 persen dari target APBN 2023.

PPh nonmigas tumbuh sebesar 6,71 persen menjadi Rp 836,79 triliun atau 95,78 persen dari target, sedangkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Barang Mewah meningkat 5,4 persen menjadi Rp 599,18 triliun atau 80,65 persen dari target. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak lainnya juga tumbuh sebesar 10,72 persen menjadi Rp 28,74 triliun atau mencapai 71,84 persen dari target.

Dengan realisasi penerimaan pajak sebesar Rp 1.523,7 triliun, total realisasi penerimaan negara hingga akhir Oktober 2023 mencapai Rp 2.240,1 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 2,8 persen. Selain dari pajak, jumlah ini berasal dari kinerja kepabeanan dan cukai sebesar Rp 220,85 triliun atau 72,84 persen terhadap target, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 494,18 triliun atau sekitar 111,96 persen terhadap target, dan penerimaan hibah sebesar Rp 1,37 triliun.

Untuk konten edukasi perpajakan lainnya kalian bisa kunjungi link dibawah ini
https://youtube.com/@setianingrahayu2523?si=6zkwXhPGbEBC8tVU

 

 

Share this:

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer

Member Menu

Tentang Kami

Director of  Rahayu & Partner  (A brand of CV. Rahayu Damanik Consulting, Indonesia) Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Welcome to  Rahayu & Partner , the ... Lihat selengkapnya
  • Alamat Kami:
    Cibinong
  • 085210254902 (Telkomsel ) 087874236215 (XL)
  • konsultanpajakrahayu1@gmail.com
Developed by Naevaweb.com