Contact Whatsapp085210254902

Bank Mandiri Catatkan Laba Bersih Sebesar Rp 39,1 T

Ditulis oleh Administrator pada Selasa, 31 Oktober 2023 | Dilihat 870kali
Bank Mandiri Catatkan Laba Bersih Sebesar Rp 39,1 T

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melaporkan kinerja yang sangat baik untuk periode Januari hingga September 2023, didorong oleh pertumbuhan pinjaman dan dana pihak ketiga (DPK). Hingga akhir September 2023, Bank Mandiri berhasil mencapai peningkatan laba bersih sebesar 27,4 persen, dengan total Rp 39,1 triliun.

Pertumbuhan laba ini disebabkan oleh fokus strategis perusahaan pada ekosistem, baik dalam hal pembiayaan maupun pendanaan. Akibatnya, pinjaman dan DPK mereka secara konsisten melampaui rata-rata industri. Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, menyatakan selama Konferensi Penyajian Kinerja Kuartal III-2023 pada 30 Oktober.

Darmawan menyebutkan bahwa Bank Mandiri berhasil mencatat pertumbuhan positif dalam pinjaman di semua segmen, termasuk peningkatan yang signifikan sebesar 18,55 persen dalam segmen komersial, mencapai Rp 222,3 triliun pada akhir Q3-2023. Sementara itu, pinjaman dalam segmen Small Medium Enterprise (SME) mencapai Rp 74,16 triliun, menunjukkan kenaikan sebesar 11,73 persen.

Dalam segmen mikro, Bank Mandiri juga mencatat pertumbuhan positif dengan kenaikan sebesar 10,09 persen, dari Rp 146,6 triliun pada September 2022 menjadi Rp 161,4 triliun pada akhir September 2023.

Pinjaman konsumer mengalami pertumbuhan sebesar 12,04 persen, mencapai Rp 109,3 triliun. Pinjaman korporasi dari Bank Mandiri tetap menjadi kontributor terbesar dalam portofolio pinjaman perusahaan, dengan total Rp 449 triliun dan pertumbuhan sebesar 9,55 persen.

Dari sisi pendanaan, Mandiri mendapat dukungan dari aplikasi Livin' dan Kopra by Mandiri. Kedua aplikasi ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan DPK, terutama dalam dana murah. Ini menunjukkan bahwa transformasi digital Bank Mandiri telah memberikan kontribusi besar terhadap kinerja keuangan, dengan tren yang terus membaik, menurut Darmawan.

Selain itu, DPK Bank Mandiri tumbuh positif sebesar 6,6 persen, naik dari Rp 1.361,3 triliun pada September 2022 menjadi Rp 1.451,7 triliun pada akhir September 2023. Kinerja ini didukung oleh dana murah, termasuk rekening Giro dan Tabungan. Total dana murah Bank Mandiri mencapai Rp 1.070 triliun, dengan kenaikan sebesar 12,8 persen.

Rasio CASA Bank Mandiri meningkat menjadi 73,73 persen secara konsolidasi dan 78,8 persen hanya untuk bank pada September 2023. Ini merupakan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang sebesar 69,73 persen secara konsolidasi dan 73,2 persen hanya untuk bank, sesuai dengan yang diungkapkan oleh Darmawan.

Dalam mendorong pertumbuhan bisnis, Bank Mandiri terus fokus pada peningkatan pelayanan dengan menawarkan solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan nasabah, terutama dengan mempromosikan sektor-sektor prospektif di setiap wilayah.

Darmawan menambahkan, "Bank Mandiri berhasil menjadi bank pertama di Indonesia dengan total aset konsolidasi melebihi Rp 2.007 triliun per September 2023, atau tumbuh sebesar 9,11 persen."

Share this:

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer

Member Menu

Tentang Kami

Director of  Rahayu & Partner  (A brand of CV. Rahayu Damanik Consulting, Indonesia) Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Welcome to  Rahayu & Partner , the ... Lihat selengkapnya
  • Alamat Kami:
    Cibinong
  • 085210254902 (Telkomsel ) 087874236215 (XL)
  • konsultanpajakrahayu1@gmail.com
Developed by Naevaweb.com