
Pajak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) telah mengalokasikan dana sebesar Rp 2,48 triliun untuk membiayai pembangunan Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika (Sirkuit Mandalika) di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain itu, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Dwi Astuti, menyebutkan bahwa pajak juga berfungsi sebagai dorongan untuk meningkatkan perekonomian daerah di NTB. Dengan kata lain, pajak memainkan peran penting dalam pembangunan Sirkuit Mandalika.
Menurut Dwi, secara teoritis, pajak memiliki empat fungsi utama. Pertama, pajak berfungsi sebagai sumber pendapatan negara untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran yang terkait dengan negara, seperti yang telah terjadi dalam pembangunan Sirkuit Mandalika. Kedua, pajak berperan dalam mengatur pertumbuhan ekonomi dan mencapai tujuan kesejahteraan rakyat. Dalam konteks ini, pajak juga berkontribusi terhadap kebijakan pemerintah yang menetapkan Sirkuit Mandalika sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dengan insentif fiskal dan non-fiskal.
Selanjutnya, fungsi ketiga adalah redistribusi pendapatan, di mana pajak telah menciptakan perputaran uang yang signifikan di NTB pada tahun 2022, terutama di sektor akomodasi, makanan, minuman, transportasi, dan pergudangan. Fungsi keempat adalah menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi melalui pengaturan peredaran uang dan pemungutan pajak yang efektif.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah DJP Nusa Tenggara (Kanwil DJP), Syamsinar, mencatat dampak positif dari Sirkuit Mandalika. Estimasi perputaran uang yang dihasilkan selama gelaran MotoGP Mandalika 2023 sangat signifikan, dan ini akan berdampak positif pada penerimaan pajak di wilayah tersebut. Dengan meningkatnya jumlah penonton dan turis yang hadir pada MotoGP Mandalika, diharapkan penerimaan pajak juga akan meningkat seiring dengan pertumbuhan sektor perdagangan dan akomodasi.
Kesimpulannya, pajak memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan Sirkuit Mandalika dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian dan perkembangan daerah NTB.
Komentar Anda