Contact Whatsapp085210254902

Sri Mulyani Himbau Konten Kreator Tidak Memusuhi Pajak

Ditulis oleh Administrator pada Senin, 30 Oktober 2023 | Dilihat 565kali
Sri Mulyani Himbau Konten Kreator Tidak Memusuhi Pajak

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, telah menegaskan bahwa pemerintah memberikan berbagai bentuk dukungan untuk perkembangan industri kreatif di Indonesia, termasuk meningkatkan konektivitas untuk menghubungkan pencipta konten dengan penonton mereka. Sri Mulyani juga mendorong para pencipta konten untuk tidak menghindari kewajiban perpajakan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat industri kreatif.

Dia menjelaskan, "Namun, di sisi lain, peran Menteri Keuangan yang mungkin tidak semua orang sukai adalah kami bertugas mengumpulkan pendapatan negara melalui pajak. Kami mendukung inisiatif untuk meningkatkan kreativitas, tetapi pajak merupakan komitmen untuk mendukung Indonesia. Jadi, jika Anda telah menjadi seorang pencipta konten terkenal, pertimbangkan dan penuhi kewajiban pajak Anda. Kami siap membantu dan mendukung dengan baik."

Sri Mulyani juga mengutip hasil penelitian dari Oxford Economics yang menunjukkan bahwa lebih dari 600 ribu pencipta konten dan mitra di Indonesia menghasilkan pendapatan dari platform berbagi video seperti YouTube. Lebih dari setengah dari para pencipta konten di Indonesia menganggap YouTube sebagai sumber utama pendapatan mereka. Selain itu, lebih dari 6.000 saluran di Indonesia telah menghasilkan uang melalui metode monetisasi alternatif.

Sri Mulyani menekankan bahwa YouTube telah memberikan nilai tambah bagi ekonomi Indonesia. Banyak anak-anak di Indonesia, termasuk siswa SD, sekarang bermimpi menjadi "YouTuber" ketika mereka dewasa. Oleh karena itu, YouTube telah menjadi bagian penting dalam budaya Indonesia.

Selain itu, Sri Mulyani menyatakan bahwa pemerintah mengalokasikan anggaran besar untuk infrastruktur, termasuk infrastruktur konektivitas digital, seperti jalan tol, pelabuhan, bandara, listrik, dan internet. Hal ini bertujuan untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dalam hal konektivitas digital.

Sementara itu, pemerintah juga mendukung peningkatan sumber daya manusia melalui investasi dalam pendidikan, dengan 20 persen dari anggaran negara dialokasikan untuk sektor pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sri Mulyani yakin bahwa platform YouTube memungkinkan berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan lebih banyak orang, sehingga meningkatkan dampak positifnya.

Terakhir, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) juga memberikan dukungan kepada industri kreatif, terutama kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dengan memberikan kredit, subsidi, dan akses ke permodalan.

Sri Mulyani menyimpulkan bahwa teknologi digital dan platform YouTube menciptakan lingkungan baru, dan pemerintah, melalui Kemenkeu, berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekosistem industri kreatif di Indonesia. Mereka berusaha memberikan kesempatan yang sebanyak-banyaknya dan setara kepada generasi muda untuk mencapai cita-cita mereka.

Share this:

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer

Member Menu

Tentang Kami

Director of  Rahayu & Partner  (A brand of CV. Rahayu Damanik Consulting, Indonesia) Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Welcome to  Rahayu & Partner , the ... Lihat selengkapnya
  • Alamat Kami:
    Cibinong
  • 085210254902 (Telkomsel ) 087874236215 (XL)
  • konsultanpajakrahayu1@gmail.com
Developed by Naevaweb.com