Contact Whatsapp085210254902

OCA Milik Telkom Sebab Penerimaan Pajak Kendaraan Naik

Ditulis oleh Administrator pada Kamis, 12 Oktober 2023 | Dilihat 801kali
OCA Milik Telkom Sebab Penerimaan Pajak Kendaraan Naik

Berkat penggunaan produk digital Omni Communication Assistant (OCA) oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), penerimaan pajak kendaraan bermotor di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengalami peningkatan sebesar 40 persen. Selama satu tahun penggunaan OCA, Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) Kulon Progo dapat memberikan pelayanan secara real-time selama 24 jam kepada Wajib Pajak.

Penggunaan OCA merupakan bagian dari upaya KPPD Kulon Progo untuk mengadopsi perkembangan teknologi dengan tujuan untuk mengurangi jumlah penunggak pajak. Sejak menggunakan OCA, jumlah penunggak pajak yang sebelumnya mencapai 17 ribu telah berkurang menjadi 10 ribu. Artinya, pendapatan dari pembayaran pajak mengalami kenaikan lebih dari 40 persen. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Subagian Tata Usaha KPPD Kulon Progo, Riyadi.

KPPD Kulon Progo berharap bahwa peningkatan dalam pembayaran pajak kendaraan ini akan membantu mereka mencapai target penerimaan pajak sebesar Rp 104,7 miliar. Selain itu, mereka juga berencana melakukan intensifikasi, sosialisasi, dan edukasi tentang ketaatan perpajakan, serta terus mengembangkan aplikasi seperti SIJEBOL (Sistem Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor), SUPER PKB (Surat Pemberitahuan Pajak Kendaraan Bermotor), Info PKB, atau Samsat Online untuk memudahkan pelaporan dan pembayaran pajak.

Direktur Digital Business Telkom, Muhamad Fajrin Rasyid, memastikan bahwa OCA telah dilengkapi dengan beragam fitur terbaik. Pengembangan OCA adalah bagian dari upaya Telkom dalam mendukung digitalisasi di berbagai sektor, termasuk membantu pemerintah daerah dalam mengoptimalkan penerimaan pajak. Layanan OCA menawarkan kelebihan utama dengan penggunaan teknologi Communications Platform as a Service (CPaaS) yang berbasis cloud, memungkinkan pengguna untuk mengaksesnya kapan saja dan di mana saja.

Fajrin menjelaskan bahwa OCA adalah platform penyedia layanan WhatsApp Business API Application Programming Interface (API) yang mengikuti kebijakan WhatsApp untuk memudahkan pelanggan menjalankan bisnis sesuai kebutuhan. Selain itu, layanan ini memungkinkan perusahaan mengelola biaya sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka. Saat ini, biaya yang dikenakan berdasarkan empat kategori pesan, yaitu authentication, marketing, utility, dan service.

Platform OCA saat ini memiliki lebih dari 16 ribu pengguna aktif, termasuk 190 akun WhatsApp yang telah diverifikasi, yang mencakup lebih dari 130 juta lalu lintas pesan. Hingga Juli 2023, OCA telah mengirim lebih dari 8,5 juta pesan, menunjukkan pertumbuhan lebih dari 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Share this:

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer

Member Menu

Tentang Kami

Director of  Rahayu & Partner  (A brand of CV. Rahayu Damanik Consulting, Indonesia) Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Welcome to  Rahayu & Partner , the ... Lihat selengkapnya
  • Alamat Kami:
    Cibinong
  • 085210254902 (Telkomsel ) 087874236215 (XL)
  • konsultanpajakrahayu1@gmail.com
Developed by Naevaweb.com