Contact Whatsapp085210254902

Kenali Ciri-Ciri Burnout dalam Bekerja dan Cara Mengatasinya

Ditulis oleh Administrator pada Rabu, 27 September 2023 | Dilihat 694kali
Kenali Ciri-Ciri Burnout dalam Bekerja dan Cara Mengatasinya

Apa yang dimaksud dengan "burnout"?

Menurut definisi kamus psikologi American Psychological Association (APA), "burnout" adalah keadaan kelelahan fisik, emosional, atau mental yang disertai dengan penurunan motivasi, performa yang menurun, dan sikap negatif terhadap diri sendiri atau orang lain.

Istilah "burnout" pertama kali diperkenalkan oleh psikolog Amerika Serikat, Freudenberger, pada tahun 1974 dalam bukunya yang berjudul 'Burnout: The High Cost of High Achievement'. Pada awalnya, Freudenberger mendefinisikan "burnout" sebagai kehilangan motivasi atau insentif, terutama akibat kegagalan dalam pengabdian seseorang pada suatu hal, yang menyebabkan ketidakmampuan untuk mencapai hal-hal yang diinginkan.

Apa karakteristik "burnout"?

- Terus merasa lelah, sulit melakukan aktivitas fisik, bahkan sulit untuk bangun dari tempat tidur. Salah satu penyebabnya adalah bekerja terlalu keras, dimana karyawan memiliki beban kerja yang lebih dari yang seharusnya, sehingga mereka mengorbankan kehidupan pribadi dan kesehatan mereka.
- Rasa tidak kompeten yang mengakibatkan kurangnya pencapaian dan produktivitas. Kurangnya dukungan perusahaan untuk pengembangan kompetensi karyawan juga dapat mempengaruhi hal ini.
- Rasa tidak menyukai pekerjaan dan mudah marah. Ketidakpuasan dapat menyebabkan perasaan benci terhadap pekerjaan.
- Depresi yang diakibatkan oleh perasaan membenci pekerjaan dan kecemasan.
- Sakit kepala. Freudenberger mengungkapkan bahwa sering mengalami sakit kepala adalah karakteristik fisik dari "burnout". Sakit kepala ini dapat mempengaruhi tidur dan kesehatan secara keseluruhan.

Bagaimana cara mengatasi "burnout"?

- Evaluasi pekerjaan dengan mendiskusikannya bersama atasan atau rekan kerja. Cobalah untuk menetapkan skala prioritas dan target yang realistis dalam pekerjaan.
- Lakukan aktivitas yang menenangkan dan menyenangkan, seperti melanjutkan hobi-hobi yang disukai.
- Rutin berolahraga. Aktivitas fisik dapat membantu mengatasi stres dengan baik. Olahraga juga dapat membantu mengalihkan pikiran dari hal-hal yang menyebabkan "burnout".
- Pastikan untuk mendapatkan cukup tidur untuk memulihkan kesehatan.
- Fokus pada napas untuk membantu menenangkan pikiran dan fokus saat menjalankan tugas.
- Temui orang-orang yang bisa memberikan inspirasi atau motivasi.
- Manfaatkan cuti untuk berlibur dengan keluarga atau teman.
- Perhatikan pola makan dan konsumsi makanan sehat.
- Pastikan untuk mendapatkan vitamin yang cukup.
- Jika "burnout" sulit diatasi sendiri, sebaiknya mencari bantuan profesional seperti psikolog atau psikiater. Kementerian Kesehatan menyarankan untuk tidak meremehkan "burnout" karena lambat laun dapat mengganggu kesehatan fisik dan mental.

Share this:

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer

Member Menu

Tentang Kami

Director of  Rahayu & Partner  (A brand of CV. Rahayu Damanik Consulting, Indonesia) Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Welcome to  Rahayu & Partner , the ... Lihat selengkapnya
  • Alamat Kami:
    Cibinong
  • 085210254902 (Telkomsel ) 087874236215 (XL)
  • konsultanpajakrahayu1@gmail.com
Developed by Naevaweb.com