
Pendiri Bridgewater Associates, Ray Dalio, menyoroti pentingnya Pemilu Amerika Serikat (AS) yang akan berdampak besar pada kondisi ekonomi dan geopolitik global di masa depan. Pemilu tersebut dijadwalkan berlangsung pada 5 November 2024. "Dampak dari pemilu dan pascapemilu ini akan signifikan. Ini adalah pertarungan antara sayap kanan yang ekstrem dan sayap kiri yang ekstrem," ujar Ray dalam wawancara eksklusif dengan Katadata.co.id di sela-sela acara Indonesia Africa Forum 2024 di Nusa Dua, Bali, pada Senin (2/9). Menurut Ray, Pemilu AS akan mempengaruhi banyak kebijakan, salah satunya adalah kebijakan pajak yang akan berdampak langsung pada pasar dan perekonomian. "Dan tentu saja, hal ini memiliki dampak geopolitik yang luas bagi seluruh dunia," tambah Ray.
Pasca Pemilu AS, Ray memprediksi bahwa pemerintahan baru akan menghadapi tantangan besar dalam menangani masalah utang negara. "Mengatasi hal ini tidak akan mudah, karena di mana pun di dunia ini, tidak ada cukup dana untuk memenuhi semua kebutuhan mereka yang memiliki tuntutan finansial," ungkapnya.
**Transisi Pemerintahan AS**
Ray juga menyebutkan bahwa setelah Pemilu AS akan ada proses transisi pemerintahan, namun belum jelas apakah transisi tersebut akan berjalan lancar. Ia memperkirakan bahwa pihak yang kalah mungkin tidak akan menerima hasil dengan mudah. "Kita akan lihat apakah kita dapat memiliki transisi kekuasaan yang tertib, itu masih belum pasti," kata Ray.
Selain itu, kebebasan memiliki senjata di AS menambah potensi kekacauan, mengingat ada lebih banyak senjata daripada pemiliknya di negara tersebut. "Saya tidak mengatakan hal itu pasti terjadi, namun ada kekhawatiran apakah transisi kekuasaan akan berjalan damai karena kedua pihak memiliki perbedaan yang sangat sulit didamaikan," jelasnya.
Ray menggarisbawahi bahwa Pemilu AS kali ini adalah periode yang sangat penting dan penuh drama. Setelah pemilu, menurutnya, akan ada banyak pembelajaran yang bisa diambil dalam setahun mendatang.
Komentar Anda