
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati enggan berkomentar mengenai Rancangan APBN 2025, khususnya rasio utang, dan hanya tersenyum saat ditanya media. Isu rasio utang menjadi perhatian setelah Presiden Terpilih Prabowo Subianto menyatakan ingin menaikkannya. Tahun 2025 akan menjadi tahun pertama Prabowo bertanggung jawab atas anggaran negara setelah mulai menjabat pada Oktober 2024. Ketua Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran, Sufmi Dasco Ahmad, menyebut pemerintahan akan menjaga batasan defisit APBN 2025 sebesar 3% dari PDB dan rasio utang terhadap PDB sekitar 30%, memastikan pengelolaan fiskal yang berkelanjutan dan hati-hati.
Komentar Anda