
Brasil meminta negara-negara G20 untuk membuat rencana bersama agar orang-orang super kaya atau miliarder di dunia tidak bisa mengelabui pajak mereka. Menteri Keuangan Brasil Fernando Haddad menyampaikan hal ini saat bertemu dengan menteri keuangan dari 20 negara maju dan berkembang di Sao Paulo, Brasil.
Menurut Haddad, miliarder dunia masih bisa menghindari pajak dengan berbagai cara, dan hal ini tidak bisa dibiarkan terus terjadi. Oleh karena itu, Brasil ingin negara-negara anggota G20 bekerja sama dalam urusan pajak, terutama untuk mengatasi masalah "perlombaan ke bawah" di mana negara memberikan keringanan pajak kepada perusahaan dan orang-orang super kaya untuk menarik investasi.
Pada tahun 2021, Menteri Keuangan G20 telah sepakat untuk mereformasi aturan pajak global dengan dua pilar, yaitu memajaki perusahaan besar di mana pun mereka menjual barang atau jasa mereka, agar tidak bisa menghindari pajak secara digital, dan menetapkan tarif pajak perusahaan minimum 15 persen, agar tidak ada perbedaan besar antara negara satu dengan lainnya.
Namun, masih ada perbedaan dalam penerapan kedua pilar ini di negara-negara anggota G20. Ada juga usulan untuk menambahkan pilar ketiga, yaitu menangani penghindaran pajak oleh orang-orang super kaya.
Haddad juga merujuk pada laporan dari EU Tax Observatory yang menunjukkan bahwa miliarder dunia hanya membayar pajak nol hingga 0,5 persen dari kekayaan mereka, karena mereka menggunakan perusahaan cangkang atau fiktif. Oleh karena itu, kerja sama internasional diperlukan untuk memastikan bahwa orang-orang super kaya membayar pajak yang seharusnya. Isu ini sangat penting untuk menyelesaikan banyak masalah global yang dihadapi.
Di pertemuan tersebut, Brasil juga mengundang beberapa ahli untuk membahas isu ini, termasuk ekonom Prancis Gabriel Zucman, yang mengusulkan untuk menyelesaikan masalah ketimpangan di dunia dengan mengenakan pajak kekayaan internasional kepada orang-orang super kaya. Zucman mengklaim bahwa banyak negara telah setuju untuk membuat kesepakatan internasional untuk memajaki orang-orang super kaya, agar pajak lebih adil, dan ketimpangan berkurang.
Untuk konten edukasi perpajakan lainnya kalian bisa kunjungi link dibawah ini
https://youtube.com/@setianingrahayu2523?si=6zkwXhPGbEBC8tVU
Komentar Anda