Contact Whatsapp085210254902

Penerimaan Pajak Per 12 Desember Tembus Rp 1.739 T, Menkeu Full Senyum

Ditulis oleh Administrator pada Sabtu, 16 Desember 2023 | Dilihat 577kali
Penerimaan Pajak Per 12 Desember Tembus Rp 1.739 T, Menkeu Full Senyum

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa realisasi penerimaan pajak hingga tanggal 12 Desember 2023 mencapai Rp 1.739,84 triliun. Jika dibandingkan dengan target awal APBN 2023, pencapaian tersebut telah melampaui batas 101,3%. Namun, jika dibandingkan dengan revisi target yang tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2023 mengenai Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 130 Tahun 2022 tentang Rincian APBN 2023, penerimaan pajak baru mencapai 95,7% dari target sebesar Rp 1.818,2 triliun.

Dalam konferensi pers APBN Kita di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/12/2023), Sri Mulyani menyatakan bahwa Direktur Jenderal Pajak, Suryo Utomo, memiliki waktu dua minggu ke depan untuk mencapai target revisi tersebut.

"Penerimaan pajak ini menunjukkan peningkatan yang membanggakan sebesar 7,3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Penting untuk diingat bahwa pertumbuhan brutonya tahun lalu melebihi 30%, dan kini mencapai 7,3%," tambahnya.

Secara rinci, penerimaan pajak hingga 12 Desember 2023 sebesar Rp 1.739,84 triliun terdiri dari Pajak Penghasilan (Pph) non migas sebesar Rp 951,83 triliun atau 108% dari target, dan PPh Migas sebesar Rp 64,36 triliun atau 104,75%.

Selanjutnya, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mencapai Rp 683,32 triliun atau 91,97% dari target. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak lainnya mencapai Rp 40,34 triliun atau 100,82% dari target.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa pertumbuhan penerimaan pajak saat ini telah kembali ke tingkat sebelum pandemi. Pada 2020, penerimaan pajak mengalami penurunan sebesar 19% selama pandemi, dan kembali naik 19% pada 2021. Setelah itu, terjadi peningkatan dua kali lipat, yakni sebesar 34% pada 2022 dan 6% pada saat ini. Hal ini menunjukkan bahwa penerimaan pajak telah melampaui tingkat sebelum pandemi.

Angka-angka ini mencerminkan target penerimaan pajak tahunan. Sri Mulyani berharap bahwa momentum positif ini akan tetap terjaga untuk mendukung rasio pajak. Pada penjelasannya, penerimaan pajak tahun 2020 sebesar Rp 1.072,11 triliun, tahun 2021 sebesar Rp 1.278,63 triliun, tahun 2022 sebesar Rp 1.716,77 triliun, dan target tahun 2023 mencapai Rp 1.818,24 triliun.

Untuk konten edukasi perpajakan lainnya kalian bisa kunjungi link dibawah ini
https://youtube.com/@setianingrahayu2523?si=6zkwXhPGbEBC8tVU

 

Share this:

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer

Member Menu

Tentang Kami

Director of  Rahayu & Partner  (A brand of CV. Rahayu Damanik Consulting, Indonesia) Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Welcome to  Rahayu & Partner , the ... Lihat selengkapnya
  • Alamat Kami:
    Cibinong
  • 085210254902 (Telkomsel ) 087874236215 (XL)
  • konsultanpajakrahayu1@gmail.com
Developed by Naevaweb.com