Penerimaan negara hingga Oktober 2023 terus menunjukkan tren positif, dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan pertumbuhan sebesar 2,8% year on year, mencapai total Rp2.240,1 triliun.
Dari jumlah tersebut, penerimaan perpajakan mencapai Rp1.744,55 triliun, mencapai 86,31% dari target dan tumbuh sebesar 2,49% year on year. Realisasi perpajakan terdiri dari penerimaan pajak sebesar Rp1.523,70 triliun, mencapai 88,69% dari target dan mengalami pertumbuhan sebesar 5,33% year on year.
"Artinya, pada Oktober, sudah tercapai 88,69% dari target APBN tahun ini. Kami terus mendorong Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk mencapai target yang telah ditetapkan dalam 2 bulan terakhir," jelas Sri Mulyani.
Sementara itu, penerimaan dari kepabeanan dan cukai mencapai Rp220,85 triliun, mencapai 72,84% dari target, dan mengalami kontraksi sebesar 13,60% year on year.
Penerimaan Negara Bukan Pajak mencapai Rp494,18 triliun, melebihi target sebesar 111,96%, dengan pertumbuhan sebesar 3,72% year on year. Realisasi Penerimaan Hibah mencapai Rp1,37 triliun, mengalami pertumbuhan sebesar 124,15% year on year.
Untuk konten edukasi perpajakan lainnya kalian bisa kunjungi link dibawah ini
Komentar Anda