
Calon Presiden Prabowo Subianto dan wakil Gibran Rakabuming Raka telah mengumumkan visi, misi, dan program kerja mereka jika terpilih dalam pemilihan tahun 2024. Salah satu inisiatif yang mereka ajukan adalah pendirian Badan Penerimaan Negara (BPN). Meskipun pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar juga telah secara resmi mengemukakan ide serupa sebelumnya, detail prosesnya tidak disampaikan.
Dokumen Visi Misi Indonesia Maju yang mereka kutip menyatakan, "Mendirikan Badan Penerimaan Negara dan meningkatkan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto (PDB) menjadi 23%." Hal ini penting untuk mendukung pendanaan pembangunan dan mendorong investasi dari swasta asing dan dalam negeri.
Pasangan ini percaya bahwa penerimaan negara, baik dari pajak maupun sumber-sumber lainnya (PNBP), perlu ditingkatkan. Melalui Badan Penerimaan Negara, mereka berharap dapat mencapai rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 23%.
Selain itu, mereka juga berencana melanjutkan reformasi dalam sektor perpajakan. Ini termasuk revitalisasi fungsi pengawasan dengan membangun inspektorat yang independen dan akuntabel, serta mengawasi potensi kebocoran penerimaan perpajakan melalui sistem transaksi keuangan yang dapat diverifikasi dan pembayaran non-tunai.
Komentar Anda