Contact Whatsapp085210254902

Tips Pilih Franchise yang Aman dan Cuan

Ditulis oleh Administrator pada Selasa, 24 Oktober 2023 | Dilihat 604kali
Tips Pilih Franchise yang Aman dan Cuan

Sekarang ini, terdapat berbagai skema bisnis yang dapat dijalankan, salah satunya adalah melalui sistem bisnis waralaba atau franchise. Namun, bagaimana caranya memilih franchise yang aman dan menguntungkan? Pajak.com akan memberikan panduannya.

Apa yang dimaksud dengan "franchise"?
Franchise, sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 71 Tahun 2019, adalah hak istimewa yang dimiliki oleh individu atau perusahaan terhadap suatu sistem bisnis yang telah terbukti berhasil, yang dapat digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian waralaba, untuk memasarkan barang dan/atau jasa.

Secara lebih umum, istilah "waralaba" mengacu pada kerja sama dalam bidang usaha yang melibatkan pembagian keuntungan sesuai kesepakatan, termasuk pengelolaan serta pemasaran.

Franchise secara umum adalah bentuk kerja sama usaha antara pemilik merek dagang, produk, atau sistem operasional dengan pihak kedua yang mendapatkan izin untuk menggunakan merek, produk, dan sistem operasional tersebut dalam menjalankan bisnis. Model bisnis franchise melibatkan dua elemen utama, yaitu:

1. Franchisor (pemilik bisnis atau pemberi izin bisnis waralaba).
2. Franchisee (pembeli izin bisnis waralaba).

Apa saja "tips" dalam memilih franchise yang aman dan menguntungkan?

1. Pilihlah jenis franchise yang sesuai dengan minat dan keahlian Anda. Misalnya, jika Anda menyukai donat, maka memilih toko donat franchise dapat menjadi pilihan yang baik.
2. Pertimbangkan produk atau jasa yang banyak diminati oleh konsumen, seperti minimarket, bengkel, atau apotek.
3. Jangan mudah percaya pada cerita kesuksesan orang lain. Pertimbangkan dengan matang semua aspek sebelum memilih franchise dan hindari terburu-buru membuka terlalu banyak cabang untuk mengikuti tren atau selera pasar.
4. Perhitungkan modal yang Anda miliki. Pilihlah franchise yang sesuai dengan anggaran Anda. Jika modal menjadi masalah, ada banyak penawaran kredit khusus untuk franchise yang bisa Anda pertimbangkan.
5. Selidiki latar belakang franchise yang akan Anda pilih. Pastikan franchise tersebut telah memiliki badan hukum dan memiliki reputasi yang baik.
6. Pahami proyeksi keuangan yang diberikan. Periksa semua asumsi yang digunakan dalam proyeksi keuangan yang disediakan oleh franchisor, termasuk harga jual, margin keuntungan, dan volume penjualan. Anda perlu mengawasi beberapa gerai terdekat untuk memahami kondisi sebenarnya di lapangan.
7. Teliti kontrak kerja sama. Jangan lewatkan detil-detil kecil yang mungkin merugikan Anda. Pastikan Anda memahami kondisi yang dapat mengakhiri perjanjian atau memutuskan hubungan franchise. Juga, perhatikan aspek terkait seperti peralihan kepemilikan franchise, hak ahli waris, dan sebagainya. Jika Anda merasa kurang memahami isi kontrak, tidak ragu untuk meminta bantuan dari ahli seperti notaris atau pengacara.
8. Pilih lokasi yang ramai sehingga mudah dijangkau oleh pembeli. Lakukan survei terhadap beberapa lokasi yang dapat menjadi tempat bisnis Anda.

Share this:

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer

Member Menu

Tentang Kami

Director of  Rahayu & Partner  (A brand of CV. Rahayu Damanik Consulting, Indonesia) Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Welcome to  Rahayu & Partner , the ... Lihat selengkapnya
  • Alamat Kami:
    Cibinong
  • 085210254902 (Telkomsel ) 087874236215 (XL)
  • konsultanpajakrahayu1@gmail.com
Developed by Naevaweb.com