Contact Whatsapp085210254902

Jokowi: Indonesia Siapkan Dana Hibah untuk Perubahan Iklim

Ditulis oleh Administrator pada Jumat, 13 Oktober 2023 | Dilihat 676kali
Jokowi: Indonesia Siapkan Dana Hibah untuk Perubahan Iklim

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Forum Archipelagic and Island States Forum 2023 atau Forum Negara-Negara Kepulauan dan Negara Pulau di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, pada tanggal 11 Oktober. Dalam pidatonya, Jokowi menegaskan komitmen Indonesia untuk mengatasi perubahan iklim dengan alokasi dana hibah dan pengembangan inovasi baru.

Jokowi menyampaikan kehormatan Indonesia sebagai tuan rumah acara bersejarah, KTT pertama AIS Forum. Acara ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama antara negara kepulauan dan negara pulau yang terhubung oleh laut. Sebagai negara maritim, Indonesia berjanji untuk terus mendukung kerjasama inklusif di antara negara-negara kepulauan dan pulau. Indonesia berkomitmen untuk menyediakan dana hibah, khususnya untuk mengatasi perubahan iklim, mempromosikan inovasi baru, dan mendorong tata kelola laut yang berkelanjutan.

Jokowi mengapresiasi kontribusi AIS Forum yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir melalui berbagai inisiatif seperti pemberian beasiswa, dukungan dana riset bersama, pengembangan program AIS Blue Startup, pelatihan digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta promosi pendanaan inovatif.

Ia juga menggarisbawahi manfaat strategis AIS Forum terkait penghitungan karbon laut dan pelestarian hutan bakau. Indonesia mengajak semua negara yang hadir untuk mempertahankan kesatuan dan kerjasama di tengah perpecahan global. Bagi Indonesia, laut bukanlah penghalang, melainkan pengikat dan penghubung antarnegara.

Indonesia mendorong negara-negara kepulauan dan pulau lainnya untuk bersatu menghadapi tantangan kompleks yang saling terkait, seperti kenaikan permukaan laut, pengelolaan sumber daya laut, dan pencemaran laut. Jokowi menegaskan bahwa kolaborasi dan solidaritas di antara negara-negara ini sangat penting untuk merumuskan langkah-langkah strategis, konkret, dan taktis dalam menanggapi masalah bersama.

Karenanya, KTT AIS Forum 2023 dianggap sebagai kesempatan vital untuk menetapkan arah kolaborasi pada tiga hal utama. Pertama, prinsip solidaritas, kesetaraan, dan inklusivitas sebagai pedoman utama bersama. Kedua, penekanan pada kerjasama konkret yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pihak. Ketiga, perancangan kerangka kerjasama yang kuat dan dinamis untuk menghadapi tantangan-tantangan di masa depan.

Jokowi juga menyoroti upaya Indonesia dalam memperjuangkan kepentingan negara kepulauan dan negara berkembang di forum internasional seperti KTT G20 dan KTT ASEAN. Ia mendorong seluruh negara peserta untuk terus memelihara persatuan dan kolaborasi, meskipun dalam kondisi dunia yang terpecah belah. "Mari kita bersama-sama berjalan dan bekerja bersama," tandas Jokowi.

Share this:

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer

Member Menu

Tentang Kami

Director of  Rahayu & Partner  (A brand of CV. Rahayu Damanik Consulting, Indonesia) Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Welcome to  Rahayu & Partner , the ... Lihat selengkapnya
  • Alamat Kami:
    Cibinong
  • 085210254902 (Telkomsel ) 087874236215 (XL)
  • konsultanpajakrahayu1@gmail.com
Developed by Naevaweb.com