Contact Whatsapp085210254902

4 Saran IMF Tingkatkan Potensi Pajak dan Biayai Pembangunan

Ditulis oleh Administrator pada Senin, 25 September 2023 | Dilihat 516kali
4 Saran IMF Tingkatkan Potensi Pajak dan Biayai Pembangunan

Hasil riset terbaru dari Dana Moneter Internasional (IMF) menunjukkan bahwa negara-negara berkembang dan negara-negara berpenghasilan rendah memiliki potensi untuk meningkatkan penerimaan pajak hingga 8-9 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. IMF memberikan 4 rekomendasi konkret kepada negara-negara ini untuk meningkatkan potensi pajak.

Pertama, perbaikan desain dan administrasi pajak utama di tingkat domestik, seperti Pajak Pertambahan Nilai (PPN), pajak luar negeri, Pajak Penghasilan (PPh) pribadi, dan PPh badan. Sebagai contoh, pendapatan dari PPN di negara-negara berpenghasilan rendah dapat ditingkatkan dua kali lipat dengan menghilangkan perlakuan khusus dan meningkatkan kepatuhan, tanpa harus meningkatkan tarif pajak standar.

Kedua, implementasikan rencana reformasi yang komprehensif dan fokus pada memperluas basis pajak melalui pengelolaan pengeluaran pajak, perpajakan yang netral terhadap pendapatan modal, dan pengoptimalkan pajak properti. IMF menegaskan bahwa tarif pajak utama pada umumnya bukan menjadi fokus utama.

Ketiga, tingkatkan lembaga yang mengatur sistem pajak dan mengelola reformasi pajak. IMF mengamati bahwa reformasi pajak melibatkan aspek ekonomi dan politik yang rumit. Untuk meyakinkan publik tentang manfaat dan kemajuan dari kebijakan pajak, diperlukan bukti yang kuat. Hal ini membutuhkan peningkatan personel untuk meramalkan dan menganalisis dampak kebijakan pajak pada ekonomi, peningkatan profesionalisme pejabat publik yang bertanggung jawab atas desain dan implementasi pajak, pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kepatuhan, dan transparansi serta kejelasan dalam implementasi kebijakan dan administrasi sesuai dengan undang-undang.

Keempat, pilih dan jalin kerja sama antara lembaga pemerintah dengan hati-hati, karena semua lembaga memiliki peran yang penting. Hal ini dapat menciptakan siklus positif di mana peningkatan lembaga dapat memperkuat kapasitas negara, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas desain pajak dan penerimaan masyarakat terhadap kebijakan pajak di negara tersebut.

Selanjutnya, IMF mencatat bahwa beberapa pembuat kebijakan di banyak negara mengharapkan tambahan pendapatan melalui kerja sama internasional yang sedang berlangsung dalam hal perpajakan laba perusahaan multinasional. Meskipun demikian, IMF memproyeksikan bahwa dampak pendapatan langsung dari inisiatif ini kemungkinan hanya akan mencakup sebagian kecil dari total kebutuhan pendapatan.

Share this:

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer

Member Menu

Tentang Kami

Director of  Rahayu & Partner  (A brand of CV. Rahayu Damanik Consulting, Indonesia) Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Welcome to  Rahayu & Partner , the ... Lihat selengkapnya
  • Alamat Kami:
    Cibinong
  • 085210254902 (Telkomsel ) 087874236215 (XL)
  • konsultanpajakrahayu1@gmail.com
Developed by Naevaweb.com