
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu Presiden Bank Dunia (World Bank) Ajay Banga beserta delegasi di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi membahas beberapa isu, diantaranya mengenai komitmen Indonesia dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT), termasuk pengenaan pajak karbon.
Indonesia dan negara berkembang lainnya menaruh harapan kepada Bank Dunia untuk bisa mewujudkan sistem keuangan yang lebih adil. Saat ini situasi ketidakpastian global berpengaruh terhadap pembangunan di negara berkembang.
Untuk itu, Indonesia memandang perlu adanya kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk menghadapi situasi tersebut. Dalam pembukaan ASEAN-Indo-Pacific Forum 2023, Jokowi juga menegaskan pentingnya kolaborasi bersama dalam menghadapi ketidakpastian sekaligus ancaman krisis lingkungan serta tuntutan pengembangkan EBT.
Ia menyebut, ASEAN membutuhkan pembiayaan hingga 29,4 triliun dollar AS untuk melakukan transisi energi. Selanjutnya, mengenai transformasi digital dan ekonomi kreatif. Jokowi menyebut, ekonomi digital di ASEAN pada 2030 diperkirakan tumbuh hingga 1 triliun dollar AS, sehingga sektor ini perlu diperkuat dan dikembangkan bersama.
Komentar Anda