
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tengah mendorong pendapatan perusahaan BUMN. Hal itu karena Indonesia belum bisa mengandalkan pendapatan negara dari penerimaan pajak.
Menurut Erick, Indonesia merupakan sebuah negara yang menganut pasar bebas tetapi juga menyeimbangkan program pemerintah dalam hal ini BUMN, sektor privat dan investasi.
Erick mencontohkan, intervensi pasar yang dilakukan BUMN saat terjadi pandemi Covid-19 di Indonesia ialah membeli vaksin terlebih dahulu.
Oleh karena itu, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tersebut akan terus melakukan program "bersih-bersih" BUMN untuk menjadi lebih baik.
Namun, Erick menekankan bahwa konsep bersih-bersih tidak hanya sekedar pencitraan saja dan harus berjalan terus ke depannya.
Menurut Erick, saat pertama kali masuk BUMN, profitnya hanya mencapai Rp13 triliun namun saat ini sudah meningkat.
Oleh karena itu, dirinya mendorong bagaimana BUMN bisa menjadi alat untuk kepentingan negara dan masyarakat.
Komentar Anda