Contact Whatsapp085210254902

PENG NOMOR PENG - 7/PJ.02/2015 - PERMINTAAN NOMOR SERI FAKTUR PAJAK

Ditulis oleh Administrator pada Kamis, 31 Desember 2015 | Dilihat 2123kali

2 Desember 2015

                                                                   PENGUMUMAN

                                                       NOMOR PENG - 7/PJ.02/2015

                                                                      TENTANG

                                             

                                               PERMINTAAN NOMOR SERI FAKTUR PAJAK

Sehubungan dengan beberapa pertanyaan yang disampaikan oleh Kantor Pelayanan Pajak dan Pengusaha Kena

Pajak terkait dengan pemberian Nomor Seri Faktur Pajak, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut :

1.         Berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-24/PJ/2012 tentang Bentuk, Ukuran, Tata

          Cara Pengisian Keterangan, Prosedur Pemberitahuan dalam rangka Pembuatan, Tata Cara Pembetulan

          atau Penggantian, dan Tata Cara Pembatalan Faktur Pajak sebagaimana telah diubah terakhir dengan

          PER-17/PJ/2014 diatur bahwa :

          a.         PKP harus membuat Faktur Pajak dengan menggunakan Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak,

                      yang terdiri dari 16 (enam belas) digit yaitu 2 (dua) digit Kode Transaksi, 1 (satu) digit Kode

                      Status, dan 13 (tiga belas) digit Nomor Seri Faktur Pajak yang ditentukan oleh Direktorat

                      Jenderal Pajak.

          b.         Format Kode dan Nomor Seri Faktur Pajak adalah sebagai berikut :

                      | 0 | 0 | 0 |   -   | 0 | 0 | 0 |   -   | 0 | 0 |  .   | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |

                      ----  ---             ------------|       ----  ----     |----------------------------

                           |      |                          |             |          |

                        Kode   |                          |        Tahun      |

                    Transaksi                          |      Penerbitan   |

                                    v                       |                        |

                                  Kode                    ----------  ---------

                                  Status                               |

                                              |                   Nomor Urut                                         |

                                              |                                                                            |

                                              -------------------------------    ----------------------------

                                                                                      |      

                                                                                      |

                                                                      Nomor Seri  Faktur Pajak

         c.          KPP tempat Pengusaha Kena Pajak (PKP) dikukuhkan akan memberikan Nomor Seri Faktur

                      Pajak ke PKP sesuai dengan tata cara yang telah ditentukan.

                      Contoh: Untuk tahun 2015 akan dimulai dari Nomor Seri Faktur Pajak 000.15.00000001, untuk

                      tahun 2016 akan dimulai dari Nomor Seri Faktur Pajak 000.16.00000001 demikian seterusnya.

         d.         Nomor Seri Faktur Pajak digunakan untuk penerbitan Faktur Pajak dalam tahun yang sama

                      dengan 2 (dua) digit tahun penerbitan yang tertera dalam Nomor Seri Faktur Pajak.

2.         Nomor Seri Faktur Pajak yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak digunakan untuk membuat

          Faktur Pajak pada tanggal yang sama dengan tanggal Surat Pemberian Nomor Seri Faktur Pajak atau

          tanggal sesudahnya dalam tahun yang sama dengan Kode Tahun Penerbitan yang tertera pada Nomor

          Seri Faktur Pajak tersebut.

3.         Berdasarkan ketentuan tersebut di atas, maka:

         a.         sejak tanggal 1 Januari 2016 permintaan Nomor Seri Faktur Pajak untuk tahun 2015 tidak

                      dapat dilayani oleh KPP.

         b.         Dalam hal Nomor Seri Faktur Pajak untuk tahun 2015 yang dimiliki oleh PKP sudah hampir

                      habis, dihimbau agar PKP segera mengajukan kembali surat permohonan Nomor Seri Faktur

                      Pajak untuk tahun 2015 sebelum tanggal 1 Januari 2016 sesuai dengan ketentuan perundang-

                      undangan perpajakan yang berlaku.

         c.          Mulai tanggal 1 Januari 2016, pembuatan Faktur Pajak harus sudah menggunakan Nomor Seri

                      Faktur Pajak untuk Tahun 2016. Untuk itu, dihimbau kepada seluruh PKP agar segera

                      mengajukan surat permintaan Nomor Seri Faktur Pajak untuk tahun 2016.

4.         Perlu diberitahukan bahwa permintaan Nomor Seri Faktur Pajak dapat dilakukan dengan cara:

          a.         mendatangi Kantor Pelayanan Pajak tempat Pengusaha Kena Pajak dikukuhkan dengan mengisi

                      formulir Surat Permintaan Nomor Seri Faktur Pajak sebagaimana terlampir; atau

         

          b.         melalui laman (website) Direktorat Jenderal Pajak https://efaktur.pajak.go.id/ sesuai dengan

                      ketentuan yang berlaku.

5.         Kepada seluruh Pengusaha Kena Pajak diminta untuk memastikan kembali persediaan Nomor Seri

          Faktur Pajak yang dimiliki untuk pembuatan Faktur Pajak sampai dengan akhir tahun 2015, mengingat

          permintaan Nomor Seri Faktur Pajak dengan kode tahun 2015 tidak dapat diminta lagi di tahun 2016.

6.         Diminta bantuan kepada seluruh Kepala Kantor Wilayah DJP, Kepala Kantor Pelayanan Pajak, Kepala

          Kantor Layanan Informasi dan Pengaduan, dan Kepala KP2KP, untuk menyebarluaskan pengumuman

          ini melalui media yang tersedia di Tempat Pelayanan Terpadu dan/atau tempat/media lain yang

          tersedia dan memungkinkan.

Demikian untuk dimaklumi.

Ditetapkan di Jakarta

pada tanggal 2 Desember 2015

a.n. Direktur Jenderal Pajak,

Direktur Peraturan Perpajakan I,

ttd.

Irawan

NIP 196708221988031001          

Tembusan :

1.         Direktur Jenderal Pajak;

2.         Sekretaris Direktorat Jenderal Pajak;

3.         Direktur Transformasi Proses Bisnis:

4.         Direktur Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi;

5.         Direktur Teknologi Informasi Perpajakan;

6.         Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat;

7.         Kepala Kantor Wilayah DJP di seluruh Indonesia;

8.         Kepala Kantor Pelayanan Pajak di seluruh Indonesia;

9.         Kepala Kantor Layanan Informasi dan Pengaduan; dan

10.        Kepala Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan di seluruh Indonesia.

Share this:

Komentar Anda

Jadilah yang pertama dalam memberi komentar pada berita / artikel ini
Silahkan Login atau Daftar untuk mengirim komentar
Disclaimer

Member Menu

Tentang Kami

Director of  Rahayu & Partner  (A brand of CV. Rahayu Damanik Consulting, Indonesia) Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Welcome to  Rahayu & Partner , the ... Lihat selengkapnya
  • Alamat Kami:
    Cibinong
  • 085210254902 (Telkomsel ) 087874236215 (XL)
  • konsultanpajakrahayu1@gmail.com
Developed by Naevaweb.com