
"Saya ingin mengajak kita semua untuk bersama-sama menyatukan barisan dan memperkuat tekad kami dalam meningkatkan pengabdian kami terhadap negara ini. Mari kita bekerja dengan sepenuh hati, tanpa batas, demi Indonesia yang kita cintai, agar negara kita dapat berkembang menjadi lebih sejahtera dan makmur. Selamat memperingati Hari Pajak tahun 2023, mari kita jaga persatuan kita dan tetap kuatkan tekad untuk menciptakan perubahan," kata Suryo.
Dia menekankan bahwa pajak adalah kontributor terbesar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan memiliki peran penting dalam mendukung kebijakan pemerintah. Terutama, pajak telah diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia menuju status negara berpenghasilan menengah atas, bahkan persiapan menuju negara berpenghasilan tinggi.
"Negara memerlukan sumber pendanaan yang lebih besar yang harus diperoleh melalui pengumpulan pajak yang berkelanjutan. Dalam persiapan menuju status negara berpenghasilan tinggi, DJP telah melakukan banyak perubahan signifikan untuk meningkatkan pelayanan kepada Wajib Pajak. Implementasi 3C (Click, Call, Counter), seperti penggunaan live chat di pajak.go.id dan layanan permintaan EFIN (nomor identifikasi pengisian elektronik) melalui aplikasi M-Pajak, adalah bukti nyata bahwa DJP terus berusaha memudahkan Wajib Pajak melalui teknologi informasi," ungkap Suryo.
Pada peringatan Hari Pajak Tahun 2023 ini, DJP mengadakan serangkaian kegiatan untuk memperkuat peran institusi ini dalam masyarakat, seperti DJP Peduli (donor darah, donasi untuk yayasan sosial, program anak asuh, dan donasi untuk korban bencana), festival edukasi Pajak Bertutur di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, serta berbagai perlombaan seni dan olahraga antar unit kerja DJP untuk memperkuat kerja sama tim. DJP juga mengadakan kampanye perpajakan yang ramah masyarakat, termasuk virtual run, virtual ride, perlombaan foto dan video, pameran usaha mikro kecil menengah (UMKM), gelar wicara, dan lokakarya untuk UMKM, serta pawai budaya.
Komentar Anda